Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Mitra Komunikasi Nusantara Tbk. (MKNT) vs Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA)

Mitra Komunikasi Nusantara Tbk.Trading
Sumber Tani Agung Resources TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Mitra Komunikasi Nusantara Tbk. dan Sumber Tani Agung Resources Tbk: Mitra Komunikasi Nusantara Tbk. diperdagangkan di Rp1 (kapitalisasi pasar 5,5 M), sedangkan Sumber Tani Agung Resources Tbk diperdagangkan di Rp1.190 (kapitalisasi pasar 13,74 T, volume 24 jam 4,09 jt). Perbedaan utamanya: Sumber Tani Agung Resources Tbk jauh lebih besar — sekitar 2498,2× kapitalisasi pasar Mitra Komunikasi Nusantara Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MKNTSTAA
Kapitalisasi Pasar
5,5 M13,74 T
Volume
4,09 jt
Lot
40,89 rb
Perputaran
5,01 M
Harga Rata-rata
1.226,35
Nilai Transaksi
5,01 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.190
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,22 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MKNT
Lihat detail
STAA
Lihat detail

Tentang Mitra Komunikasi Nusantara Tbk.

PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (the Company) was founded in July 14, 2008 as a company engaged in general trade mainly Cellular phone (Mobile), gadgets (smartphone, tablet, etc.) and refill voucher.The Company is the sole agent Electronic devices (Gadgets) by Cyrus brand, as well as Importer and Wholesaler for products Cyrus. The Company cooperated with Telecommunications Operators in Indonesia in distributing Voucher Recharge with Mobile Products Company, and sold in Wholesale or Ritail directly to the user. including PT Telkomsel Indonesia Tbk, PT Indosat Tbk, PT XL Axiata Tbk, PT Telkom Indonesia Tbk, PT Hutchison 3 Indonesia.

Selengkapnya di halaman MKNT

Tentang Sumber Tani Agung Resources Tbk

PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (the Company) (formerly PT Sinarlika Portibijaya Plantation) was established on July 31, 1993 based on the Notarial Deed No. 189 of Reny Helena Hutagalung, S.H., Notary in Medan. The Company has operated its palm oil processing factory since May 2010.

Selengkapnya di halaman STAA