Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Mitra International Resources Tbk. (MIRA) vs Trimegah Karya Pratama Tbk. (UVCR)

Mitra International Resources Tbk.Trading
Trimegah Karya Pratama Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Mitra International Resources Tbk. dan Trimegah Karya Pratama Tbk.: Mitra International Resources Tbk. diperdagangkan di Rp30 (kapitalisasi pasar 118,84 M, volume 24 jam 8,2 jt), sedangkan Trimegah Karya Pratama Tbk. diperdagangkan di Rp145 (kapitalisasi pasar 292,02 M, volume 24 jam 23,12 jt). Perbedaan utamanya: Trimegah Karya Pratama Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Mitra International Resources Tbk., dan Trimegah Karya Pratama Tbk. lebih aktif diperdagangkan (23,12 jt vs 8,2 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MIRAUVCR
Kapitalisasi Pasar
118,84 M292,02 M
Volume
8,2 jt23,12 jt
Lot
82,05 rb231,22 rb
Perputaran
246,14 jt3,33 M
Harga Rata-rata
30144,04
Nilai Transaksi
246,14 jt3,33 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
30145
Volume Ekuilibrium Indikatif
19,75 rb1,76 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MIRA
Lihat detail
UVCR
Lihat detail

Tentang Mitra International Resources Tbk.

PT Mitra International Resources Tbk formerly PT Mitra Rajasa was established based on Deed No.285 dated April 24, 1979 of Ridwan Suselo, SH., a public notary in Jakarta, and operates as a trucking enterprise. The company started out with 20 trucks carrying cement for Indocement to all parts of Java.

Selengkapnya di halaman MIRA

Tentang Trimegah Karya Pratama Tbk.

PT Trimegah Karya Pratama Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 21 dated July 7, 2017 of Netty Maria Machdar, S.H. The Company started its commercial operations in 2018. The Company’s immediate parent company is PT Trimegah Sumber Mas, which was established and domiciled in Indonesia, while its ultimate Parent Company is PT Hutama Mulia Rajawali, which was established and domiciled in Indonesia.

Selengkapnya di halaman UVCR