Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Mitra International Resources Tbk. (MIRA) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Mitra International Resources Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Mitra International Resources Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Mitra International Resources Tbk. diperdagangkan di Rp30 (kapitalisasi pasar 118,84 M, volume 24 jam 8,2 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp62 (kapitalisasi pasar 963,33 M, volume 24 jam 13,55 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 8,1× kapitalisasi pasar Mitra International Resources Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (13,55 jt vs 8,2 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MIRASQMI
Kapitalisasi Pasar
118,84 M963,33 M
Volume
8,2 jt13,55 jt
Lot
82,05 rb135,51 rb
Perputaran
246,14 jt849,38 jt
Harga Rata-rata
3062,68
Nilai Transaksi
246,14 jt849,38 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
3062
Volume Ekuilibrium Indikatif
19,75 rb838

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MIRA
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Mitra International Resources Tbk.

PT Mitra International Resources Tbk formerly PT Mitra Rajasa was established based on Deed No.285 dated April 24, 1979 of Ridwan Suselo, SH., a public notary in Jakarta, and operates as a trucking enterprise. The company started out with 20 trucks carrying cement for Indocement to all parts of Java.

Selengkapnya di halaman MIRA

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI