Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Emdeki Utama Tbk. (MDKI) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Emdeki Utama Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Emdeki Utama Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Emdeki Utama Tbk. diperdagangkan di Rp188 (kapitalisasi pasar 480,73 M, volume 24 jam 158,9 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp62 (kapitalisasi pasar 978,87 M, volume 24 jam 21,12 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar Emdeki Utama Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,12 jt vs 158,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MDKISQMI
Kapitalisasi Pasar
480,73 M978,87 M
Volume
158,9 rb21,12 jt
Lot
1,59 rb211,22 rb
Perputaran
30,17 jt1,32 M
Harga Rata-rata
189,8962,72
Nilai Transaksi
30,17 jt1,32 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
18862
Volume Ekuilibrium Indikatif
711,12 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MDKI
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Emdeki Utama Tbk.

PT Emdeki Utama (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 33 of Hobropoerwanto, S.H., dated March 17, 1981.

Selengkapnya di halaman MDKI

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI