Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank China Construction Bank Indonesia Tbk. (MCOR) vs Sumber Mas Konstruksi Tbk. (SMKM)

Bank China Construction Bank Indonesia Tbk.Trading
Sumber Mas Konstruksi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank China Construction Bank Indonesia Tbk. dan Sumber Mas Konstruksi Tbk.: Bank China Construction Bank Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp69 (kapitalisasi pasar 2,59 T, volume 24 jam 1,91 jt), sedangkan Sumber Mas Konstruksi Tbk. diperdagangkan di Rp106 (kapitalisasi pasar 132,82 M, volume 24 jam 1,51 jt). Perbedaan utamanya: Bank China Construction Bank Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 19,5× kapitalisasi pasar Sumber Mas Konstruksi Tbk., dan Bank China Construction Bank Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,91 jt vs 1,51 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MCORSMKM
Kapitalisasi Pasar
2,59 T132,82 M
Volume
1,91 jt1,51 jt
Lot
19,07 rb15,11 rb
Perputaran
132,14 jt156,63 jt
Harga Rata-rata
69,29103,68
Nilai Transaksi
132,14 jt156,63 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
69106
Volume Ekuilibrium Indikatif
1131

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MCOR
Lihat detail
SMKM
Lihat detail

Tentang Bank China Construction Bank Indonesia Tbk.

PT Bank Multicor (Bank) was established under its original name of PT Multinational Finance Corporation base on notarial deed No.4 of Mr Bagijo, S.H, dated on Apr 2, 1974. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 143 of Eliwati Tjitra, S.H., dated Mar 21, 2007, concerning among others, the change in the Company’s name, Anggaran Dasar and public offering. The Bank's name was changed to PT Bank Windu Kentjana International Tbk.

Selengkapnya di halaman MCOR

Tentang Sumber Mas Konstruksi Tbk.

PT Sumber Mas Konstruksi Tbk ("Company") formerly PT Rubenindo Artha Subur was established based on the Notarial Deed of E. Sianipar, S.H., No. 07 dated February 04, 1981.

Selengkapnya di halaman SMKM