Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank China Construction Bank Indonesia Tbk. (MCOR) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

Bank China Construction Bank Indonesia Tbk.Trading
Maharaksa Biru Energi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank China Construction Bank Indonesia Tbk. dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: Bank China Construction Bank Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp69 (kapitalisasi pasar 2,59 T, volume 24 jam 672,1 rb), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp318 (kapitalisasi pasar 2,06 T, volume 24 jam 14,8 jt). Perbedaan utamanya: Bank China Construction Bank Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Maharaksa Biru Energi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (14,8 jt vs 672,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MCOROASA
Kapitalisasi Pasar
2,59 T2,06 T
Volume
672,1 rb14,8 jt
Lot
6,72 rb148,05 rb
Perputaran
45,71 jt4,71 M
Harga Rata-rata
68,01317,97
Nilai Transaksi
45,71 jt4,71 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
69324
Volume Ekuilibrium Indikatif
200436,3 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MCOR
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang Bank China Construction Bank Indonesia Tbk.

PT Bank Multicor (Bank) was established under its original name of PT Multinational Finance Corporation base on notarial deed No.4 of Mr Bagijo, S.H, dated on Apr 2, 1974. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 143 of Eliwati Tjitra, S.H., dated Mar 21, 2007, concerning among others, the change in the Company’s name, Anggaran Dasar and public offering. The Bank's name was changed to PT Bank Windu Kentjana International Tbk.

Selengkapnya di halaman MCOR

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA