Perbedaan Live Nation Entertainment, Inc. dan Toro Company (The) Common Stock: Live Nation Entertainment, Inc. diperdagangkan di $169,98 (kapitalisasi pasar $39,91B), sedangkan Toro Company (The) Common Stock diperdagangkan di $98,27 (kapitalisasi pasar $9,27B). Perbedaan utamanya: Live Nation Entertainment, Inc. jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar Toro Company (The) Common Stock, dan Toro Company (The) Common Stock membagikan dividen 1,59%, sedangkan Live Nation Entertainment, Inc. tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Live Nation Entertainment, Inc. selama 72 Hari dan Toro Company (The) Common Stock selama 0 Hari.
| LYV | TTC | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $39,91B | $9,27B |
Volume | 1.800.962 | 688.325 |
Sektor | Media | Industrials |
Tertinggi 52 Minggu | $188,46 | $101,76 |
Terendah 52 Minggu | $125,61 | $67,99 |
Rata-rata Waktu Simpan | 72 Hari | 0 Hari |
Nilai Perusahaan | $42,12B | $10,17B |
Imbal Hasil Dividen | — | 1,59% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
LYV diperdagangkan di $168,84, turun 0,47% hari ini, dengan sinyal teknis netral. Rasio valuasi tinggi (P/E 117,49, P/B 484,76) mencerminkan ekspektasi pertumbuhan, namun margin laba bersih tipis (0,51%) dan ROE negatif (-116,65%) menunjukkan tekanan profitabilitas. Pendapatan tumbuh menjadi $25,2 miliar pada 2025, tetapi laba bersih turun menjadi $496 juta. Berita terbaru menyoroti permintaan konsumen yang kuat untuk hiburan langsung dan kemitraan teknologi baru dengan Salesforce.
Outlook didorong oleh pertumbuhan pendapatan dan sentimen analis yang sangat bullish (86,96% rekomendasi beli, target konsensus $208,64). Risiko utama termasuk utang tinggi, tekanan margin, ketidakpastian reguler, dan volatilitas kuartalan dalam hasil EPS. Eksekusi operasional yang kuat pada kuartal sibuk mendatang menjadi katalis kunci untuk mencapai target harga.
Toro Company (TTC) diperdagangkan di $97.88 dengan kenaikan 1.27% hari ini, menunjukkan momentum positif setelah melampaui ekspektasi pendapatan kuartal ketiga. Perusahaan melaporkan pertumbuhan pendapatan 8.4% menjadi $1.23 miliar pada Q3 2026 dan meningkatkan panduan laba penuh tahun. Valuasi dengan P/E 26.17 dan ROE 26.45% mencerminkan kualitas fundamental yang kuat, didukung oleh pertumbuhan di segmen profesional dan residensial.
Outlook positif dengan target konsensus analis $117.50 memberikan potensi apresiasi 20%, namun risiko termasuk tekanan inflasi, tarif impor, dan volatilitas pasar. Eksekusi strategi infrastruktur dan otomatisasi oleh CEO baru menjadi katalis pertumbuhan, meskipun margin laba bersih 7.64% perlu dipertahankan di tengah tantangan makroekonomi.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Live Nation merupakan firma hiburan live terbesar di dunia dengan telah melayani lebih dari 570 juta fans di 44 negara di tahun 2018 melalui platform konser dan penjualan tiket mereka. Baik dari kepemilikan langsung, hak operasional, atau memegang lisensi penjualan tiket eksklusif, Live Nation mengontrol lebih dari 235 tempat pertunjukan termasuk House of Blues, Hollywood Palladium, dan Spark Arena di Selandia Baru. Live Nation juga memiliki salah satu penyedia jasa pertiketan, Ticketmaster, yang telah menjual lebih dari 480 juta tiket untuk lebih dari 12.000 klien di tahun 2018. Agensi manajemen artis mereka telah mengelola lebih dari 400 klien. Sepak terjang besar mereka di dunia hiburan live telah membantu Live Nation menjadi salah satu platform iklan dan sponsor berorientasi penggemar musik terbesar saat ini. Liberty Media mempunyai 33% kepemilikan Live Nation, di bawah bendera SiriusXM.
Selengkapnya di halaman LYV →The Toro Company merancang, memproduksi, dan memasarkan peralatan untuk perawatan rumput (turf), penanganan salju dan es, lanskap, konstruksi, serta irigasi. Produknya digunakan di lapangan golf, lapangan olahraga, serta properti residensial dan komersial di lebih dari 125 negara.
Selengkapnya di halaman TTC →