Perbedaan Live Nation Entertainment, Inc. dan Restaurant Brands International Inc. Common Shares: Live Nation Entertainment, Inc. diperdagangkan di $171,11 (kapitalisasi pasar $39,80B), sedangkan Restaurant Brands International Inc. Common Shares diperdagangkan di $70,6 (kapitalisasi pasar $24,31B). Perbedaan utamanya: Live Nation Entertainment, Inc. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Restaurant Brands International Inc. Common Shares membagikan dividen 3,74%, sedangkan Live Nation Entertainment, Inc. tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Live Nation Entertainment, Inc. selama 72 Hari dan Restaurant Brands International Inc. Common Shares selama 0 Hari.
| LYV | QSR | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $39,80B | $24,31B |
Volume | 1.162.440 | 1.934.376 |
Sektor | Media | Consumer Cyclical |
Tertinggi 52 Minggu | $188,46 | $81,67 |
Terendah 52 Minggu | $125,61 | $65,69 |
Rata-rata Waktu Simpan | 72 Hari | 0 Hari |
Nilai Perusahaan | $42,01B | $38,92B |
Imbal Hasil Dividen | — | 3,74% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
LYV (Live Nation Entertainment) diperdagangkan di $171,34 dengan penurunan harian -0,26%. Saham menunjukkan momentum bullish secara teknis dengan support kuat di $169 dan resistance di $172. Fundamental menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang solid ($25,2B pada 2025) namun profitabilitas tertekan dengan margin laba bersih hanya 0,51%. Valuasi P/E 117,49 mencerminkan ekspektasi pertumbuhan tinggi. Berita terbaru menunjukkan permintaan konsumen yang kuat untuk hiburan langsung dengan ekspansi bisnis melalui kemitraan teknologi.
Outlook positif didukung sentimen analis yang sangat bullish (87% rekomendasi beli) dengan target harga konsensus $208,18. Peluang utama terletak pada tren 'funflation' dan pemulihan industri hiburan pasca-pandemi. Riset Goldman Sachs (September 2026) mengonfirmasi kembalinya minat terhadap pengalaman langsung. Risiko utama termasuk tekanan regulasi antitrust, utang tinggi ($6,18B), dan volatilitas margin akibat biaya operasional yang meningkat.
Belum ada sinyal Aura AI.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Live Nation merupakan firma hiburan live terbesar di dunia dengan telah melayani lebih dari 570 juta fans di 44 negara di tahun 2018 melalui platform konser dan penjualan tiket mereka. Baik dari kepemilikan langsung, hak operasional, atau memegang lisensi penjualan tiket eksklusif, Live Nation mengontrol lebih dari 235 tempat pertunjukan termasuk House of Blues, Hollywood Palladium, dan Spark Arena di Selandia Baru. Live Nation juga memiliki salah satu penyedia jasa pertiketan, Ticketmaster, yang telah menjual lebih dari 480 juta tiket untuk lebih dari 12.000 klien di tahun 2018. Agensi manajemen artis mereka telah mengelola lebih dari 400 klien. Sepak terjang besar mereka di dunia hiburan live telah membantu Live Nation menjadi salah satu platform iklan dan sponsor berorientasi penggemar musik terbesar saat ini. Liberty Media mempunyai 33% kepemilikan Live Nation, di bawah bendera SiriusXM.
Selengkapnya di halaman LYV →Restaurant Brands International memiliki dan memberikan waralaba untuk merek restoran cepat saji, termasuk Burger King, Tim Hortons, Popeyes, dan Firehouse Subs.
Selengkapnya di halaman QSR →