Perbedaan Live Nation Entertainment, Inc. dan iShares US Power Infrastructure ETF: Live Nation Entertainment, Inc. diperdagangkan di $170,33 (kapitalisasi pasar $39,92B), sedangkan iShares US Power Infrastructure ETF diperdagangkan di $25,47 (kapitalisasi pasar $446,54M). Perbedaan utamanya: iShares US Power Infrastructure ETF jauh lebih besar — sekitar 11185871743,5× kapitalisasi pasar Live Nation Entertainment, Inc., dan iShares US Power Infrastructure ETF lebih aktif diperdagangkan (160.852 vs 1.982.609). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Live Nation Entertainment, Inc. selama 72 Hari dan iShares US Power Infrastructure ETF selama 14 Hari.
| LYV | POWR | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $39,92B | $446,54M |
Volume | 1.982.609 | 160.852 |
Sektor | Media | Sector/Thematic |
Tertinggi 52 Minggu | $188,46 | $28,22 |
Terendah 52 Minggu | $125,61 | $23,20 |
Rata-rata Waktu Simpan | 72 Hari | 14 Hari |
Nilai Perusahaan | $42,13B | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
LYV (Live Nation Entertainment) diperdagangkan di $171.34, naik 0.29% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish didukung moving averages. Fundamental menunjukkan pendapatan tumbuh menjadi $25.20B pada 2025, namun margin laba bersih tipis di 1.96% dan valuasi P/E tinggi 117.49. Berita terbaru (Business Wire, 2026-09-16) menyoroti ekspansi dukungan penggemar dengan Salesforce, sementara laporan Zacks (2026-07-31) mencatat permintaan konsisten untuk acara langsung.
Outlook positif didorong sentimen analis yang 86.96% merekomendasikan beli dengan target konsensus $208.18, tetapi risiko termasuk utang tinggi, tekanan biaya, dan ketidakpastian reguler (WSJ, 2026-08-23). Investor dapat memanfaatkan pertumbuhan pendapatan dan deferred revenue yang kuat, namun harus waspada terhadap margin yang rapuh dan volatilitas kuartalan.
Belum ada sinyal Aura AI.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Live Nation merupakan firma hiburan live terbesar di dunia dengan telah melayani lebih dari 570 juta fans di 44 negara di tahun 2018 melalui platform konser dan penjualan tiket mereka. Baik dari kepemilikan langsung, hak operasional, atau memegang lisensi penjualan tiket eksklusif, Live Nation mengontrol lebih dari 235 tempat pertunjukan termasuk House of Blues, Hollywood Palladium, dan Spark Arena di Selandia Baru. Live Nation juga memiliki salah satu penyedia jasa pertiketan, Ticketmaster, yang telah menjual lebih dari 480 juta tiket untuk lebih dari 12.000 klien di tahun 2018. Agensi manajemen artis mereka telah mengelola lebih dari 400 klien. Sepak terjang besar mereka di dunia hiburan live telah membantu Live Nation menjadi salah satu platform iklan dan sponsor berorientasi penggemar musik terbesar saat ini. Liberty Media mempunyai 33% kepemilikan Live Nation, di bawah bendera SiriusXM.
Selengkapnya di halaman LYV →iShares U.S. Power Infrastructure ETF bertujuan memberikan eksposur ke perusahaan AS yang terkait dengan infrastruktur tenaga listrik. Kepemilikannya dapat mencakup utilitas listrik, bisnis transmisi dan distribusi, serta penyedia peralatan listrik.
Selengkapnya di halaman POWR →