Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Lima Dua Lima Tiga Tbk. (LUCY) vs Golden Flower Tbk. (POLU)

Lima Dua Lima Tiga Tbk.Trading
Golden Flower Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Lima Dua Lima Tiga Tbk. dan Golden Flower Tbk.: Lima Dua Lima Tiga Tbk. diperdagangkan di Rp278 (kapitalisasi pasar 454,43 M, volume 24 jam 52,31 jt), sedangkan Golden Flower Tbk. diperdagangkan di Rp11.625 (kapitalisasi pasar 8,72 T). Perbedaan utamanya: Golden Flower Tbk. jauh lebih besar — sekitar 19,2× kapitalisasi pasar Lima Dua Lima Tiga Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

LUCYPOLU
Kapitalisasi Pasar
454,43 M8,72 T
Volume
52,31 jt
Lot
523,07 rb
Perputaran
16,27 M
Harga Rata-rata
311,13
Nilai Transaksi
16,27 M

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

LUCY
Lihat detail
POLU
Lihat detail

Tentang Lima Dua Lima Tiga Tbk.

PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 40 of Shella Falianti S.H., dated October 25, 2011, a Notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman LUCY

Tentang Golden Flower Tbk.

PT Golden Flower (The Company) was established on Semarang based on Deed of Incorporation No. 11 dated March 7, 1989 Notary Joeni Moeljani, S.H., The Company's Deed of establishment was corrected by Deed No. 26 dated July 10, 1996 by Notary Lenie Sahara Hardjanto Loebis, S.H., the Company name was changed to PT Puspa Sari Kencana. This Deed has been approved by Minister of Justice of the Republic Indonesia through Decree No. C2-9266 HT.01.01.Th.96 and was published in Gazette of the Republic of Indonesia dated April 22, 1997, No. 32. The Company name was changed according to Deed No. 1 dated April 2, 1997 from Notary Lenie Sahara Hardjanto Loebis, S.H., becoming PT Puspa Masindo, and finally the name of the Company changes again to become PT Golden Flower according to deed No. 20 dated October 14, 2004 from Notary Lenie Sahara Hardjanto Loebis, S.H., and was approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia with Decree No. C-11028 HT.01.04.TH.2005 on April 25, 2005.

Selengkapnya di halaman POLU