Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Matahari Department Store Tbk. (LPPF) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Matahari Department Store Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Matahari Department Store Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Matahari Department Store Tbk. diperdagangkan di Rp1.585 (kapitalisasi pasar 3,54 T, volume 24 jam 324,9 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp62 (kapitalisasi pasar 978,87 M, volume 24 jam 5,69 jt). Perbedaan utamanya: Matahari Department Store Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (5,69 jt vs 324,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

LPPFSQMI
Kapitalisasi Pasar
3,54 T978,87 M
Volume
324,9 rb5,69 jt
Lot
3,25 rb56,89 rb
Perputaran
516,14 jt351,89 jt
Harga Rata-rata
1.588,6161,86
Nilai Transaksi
516,14 jt351,89 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.59062
Volume Ekuilibrium Indikatif
4,5 rb34

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

LPPF
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Matahari Department Store Tbk.

PT Matahari Department Store Tbk was established as PT Stephens Utama International Leasing Corp based on Notarial Deed No.2 dated 1 April 1982, of Misahardi Wilamarta, S.H. The Company's merger with its parent company (PT Meadow Indonesia), which was effective from 30 September 2011.

Selengkapnya di halaman LPPF

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI