Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN) vs Wahana Pronatural Tbk. (WAPO)

Multi Prima Sejahtera TbkTrading
Wahana Pronatural Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Multi Prima Sejahtera Tbk dan Wahana Pronatural Tbk.: Multi Prima Sejahtera Tbk diperdagangkan di Rp420 (kapitalisasi pasar 177,65 M, volume 24 jam 28,6 rb), sedangkan Wahana Pronatural Tbk. diperdagangkan di Rp142 (kapitalisasi pasar 163,8 M, volume 24 jam 41,32 jt). Perbedaan utamanya: Multi Prima Sejahtera Tbk dan Wahana Pronatural Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Wahana Pronatural Tbk. lebih aktif diperdagangkan (41,32 jt vs 28,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

LPINWAPO
Kapitalisasi Pasar
177,65 M163,8 M
Volume
28,6 rb41,32 jt
Lot
286413,21 rb
Perputaran
11,94 jt6,21 M
Harga Rata-rata
417,51150,23
Nilai Transaksi
11,94 jt6,21 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
142
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,41 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

LPIN
Lihat detail
WAPO
Lihat detail

Tentang Multi Prima Sejahtera Tbk

PT Multi Prima Sejahtera Tbk was established in January 7, 1982, PT Lippo Industries is licensed producer of spark-plug under the Champion trade mark. It has 7 subsidiaries In 1996, it joint venture with Kwan Yang Motor Company, Taiwan to established a motorcycle manufacturing. And on AEGM on June 27th 2001, the meeting decide to change the company's name to Multi Prima Sejahtera Tbk.

Selengkapnya di halaman LPIN

Tentang Wahana Pronatural Tbk.

PT Wahana Phonix Mandiri (the Company) Tbk was established on August 7, 1993 under the name PT Golden Phoenix. On January 31, 2000 the Company changed its named to be PT Wahana Phonix Mandiri, Tbk. Deed by making statements shareholders meeting extraordinary No.2 on June 2, 2012 by Wachid Hasyim, notary in Surabaya, the Company name was changed to PT Wahana Pronatural Tbk

Selengkapnya di halaman WAPO