Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Langgeng Makmur Industri Tbk. (LMPI) vs Graha Mitra Asia Tbk. (RELF)

Langgeng Makmur Industri Tbk.Trading
Graha Mitra Asia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Langgeng Makmur Industri Tbk. dan Graha Mitra Asia Tbk.: Langgeng Makmur Industri Tbk. diperdagangkan di Rp158 (kapitalisasi pasar 162,37 M, volume 24 jam 354,9 rb), sedangkan Graha Mitra Asia Tbk. diperdagangkan di Rp37 (kapitalisasi pasar 223,39 M, volume 24 jam 6,4 jt). Perbedaan utamanya: Graha Mitra Asia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Graha Mitra Asia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (6,4 jt vs 354,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

LMPIRELF
Kapitalisasi Pasar
162,37 M223,39 M
Volume
354,9 rb6,4 jt
Lot
3,55 rb63,97 rb
Perputaran
56,05 jt237,95 jt
Harga Rata-rata
157,9237,2
Nilai Transaksi
56,05 jt237,95 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
15837
Volume Ekuilibrium Indikatif
356,03 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

LMPI
Lihat detail
RELF
Lihat detail

Tentang Langgeng Makmur Industri Tbk.

PT. Langgeng Makmur Industri TBk (the Company) was established under the Domestic Capital Investment Law No. 6 of 1968 as amended by Law No. 12 of 1970, based on the Notarial Deed No. 40 dated November 30, 1972 of Kho Boen Tian, S.H., which was amended by Notarial Deed No. 3 dated January 7, 1976 of the same notary concerning the change in the Company name from PT Langgeng Jaya Plastic Industry Ltd., to PT Langgeng Makmur Plastic Industry Ltd. Based on Notarial Deed No. 450 dated June 27, 1997 of Adam Kasdarmadji, S.H., the Company's name has been changed, to PT Langgeng Makmur Industri Tbk.

Selengkapnya di halaman LMPI

Tentang Graha Mitra Asia Tbk.

PT Graha Mitra Asia Tbk (hereinafter referred to as the "Company") was established based on Deed No. 15 dated 17 April 2018 issued by Notary Susi Aprilina, SH MKn. The Company started its commercial operations in 2018.

Selengkapnya di halaman RELF