Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Lupromax Pelumas Indonesia Tbk. (LMAX) vs Nusantara Sawit Sejahtera Tbk. (NSSS)

Lupromax Pelumas Indonesia Tbk.Trading
Nusantara Sawit Sejahtera Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Lupromax Pelumas Indonesia Tbk. dan Nusantara Sawit Sejahtera Tbk.: Lupromax Pelumas Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp106 (kapitalisasi pasar 73,45 M, volume 24 jam 520,4 rb), sedangkan Nusantara Sawit Sejahtera Tbk. diperdagangkan di Rp800 (kapitalisasi pasar 19,64 T, volume 24 jam 5,37 jt). Perbedaan utamanya: Nusantara Sawit Sejahtera Tbk. jauh lebih besar — sekitar 267,4× kapitalisasi pasar Lupromax Pelumas Indonesia Tbk., dan Nusantara Sawit Sejahtera Tbk. lebih aktif diperdagangkan (5,37 jt vs 520,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

LMAXNSSS
Kapitalisasi Pasar
73,45 M19,64 T
Volume
520,4 rb5,37 jt
Lot
5,2 rb53,75 rb
Perputaran
55,39 jt4,24 M
Harga Rata-rata
106,43788,88
Nilai Transaksi
55,39 jt4,24 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
106800
Volume Ekuilibrium Indikatif
90537

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

LMAX
Lihat detail
NSSS
Lihat detail

Tentang Lupromax Pelumas Indonesia Tbk.

PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk formerly PT Karya Pelumas Indonesia (the Company) was established based on Notarial Deed No. 42 dated February 27, 2017 of Meissie Pholuan, S.H., notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in 2017.

Selengkapnya di halaman LMAX

Tentang Nusantara Sawit Sejahtera Tbk.

PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (the Company) was established based on the Notarial DeedNo. 01 and No. 14 of Engawati Gazali, S.H., dated April 1, 2009 and June 12, 2009, respectively, and has been approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter No. AHU-28662.AH.01.01 dated June 26, 2009. The Company started its commercialoperations in 2020.

Selengkapnya di halaman NSSS