Perbedaan Eli Lilly And Co dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: Eli Lilly And Co diperdagangkan di $1.177,57 (kapitalisasi pasar $1,04T), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $60,79 (kapitalisasi pasar $3,39B). Perbedaan utamanya: Eli Lilly And Co jauh lebih besar — sekitar 306784660767× kapitalisasi pasar SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF, dan Eli Lilly And Co membagikan dividen 0,59%, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Eli Lilly And Co selama 93 Hari dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF selama 64 Hari.
| LLY | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,04T | $3,39B |
Volume | 3.064.878 | 349.184 |
Sektor | Health | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $1,28K | $61,15 |
Terendah 52 Minggu | $799,57 | $46,65 |
Rata-rata Waktu Simpan | 93 Hari | 64 Hari |
Nilai Perusahaan | $1,09T | — |
Imbal Hasil Dividen | 0,59% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham LLY diperdagangkan di $1.179,27, turun 0,79% hari ini, namun tetap menunjukkan momentum bullish jangka panjang dengan dukungan teknis kuat di $1.144. Perusahaan melaporkan pertumbuhan pendapatan yang luar biasa, mencapai $65,18 miliar pada 2025, dengan margin laba bersih 33,53% dan laba per saham yang secara konsisten melampaui ekspektasi analis. Berita terbaru menyoroti potensi besar dari pipeline obat obesitas generasi berikutnya, termasuk hasil uji coba EloraTZP yang menjanjikan.
Outlook untuk LLY tetap positif didorong oleh kepemimpinan pasar dalam obat diabetes dan obesitas, dengan target harga konsensus analis sebesar $1.350 mencerminkan keyakinan akan apresiasi lebih lanjut. Risiko utama termasuk persaingan ketat dengan Novo Nordisk, tekanan regulasi, dan valuasi yang sudah tinggi (P/E 39,26), yang memerlukan eksekusi bisnis yang berkelanjutan untuk membenarkan premium tersebut.
SPUS diperdagangkan pada $61,07 dengan penurunan harian ringan -0,13%. Sinyal teknis keseluruhan bullish didukung oleh moving averages, meski osilator menunjukkan tekanan jual dengan RSI mendekati zona jenuh beli. ETF ini membayar dividen konsisten $0,03 per saham dengan jadwal reguler hingga September 2026, menarik bagi investor yang mencari pendapatan.
Outlook SPUS didukung momentum teknis bullish namun menghadapi risiko dari peningkatan short interest yang signifikan. Potensi kenaikan terbatas oleh level resistance di $62, sementara fundamental terbatas karena sifatnya sebagai ETF yang melacak indeks S&P 500 dengan kriteria syariah.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Eli Lilly adalah perusahaan obat yang berfokus pada ilmu saraf, endokrinologi, kanker, dan imunologi. Obat kanker Verzenio merupakan produk utama Lilly.
Selengkapnya di halaman LLY →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →