Perbedaan Li Auto Inc dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund: Li Auto Inc diperdagangkan di $11,53 (kapitalisasi pasar $10,71B), sedangkan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund diperdagangkan di $112,69 (kapitalisasi pasar $21,89B). Perbedaan utamanya: Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar Li Auto Inc, dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund lebih aktif diperdagangkan (5.690.342 vs 1.781.143). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Li Auto Inc selama 101 Hari dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund selama 114 Hari.
| LI | XLY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $10,71B | $21,89B |
Volume | 1.781.143 | 5.690.342 |
Sektor | Consumer Cyclical | — |
Tertinggi 52 Minggu | $23,61 | $124,52 |
Terendah 52 Minggu | $10,69 | $105,64 |
Rata-rata Waktu Simpan | 101 Hari | 114 Hari |
Nilai Perusahaan | $139,58M | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham LI diperdagangkan di $11.54, turun 5.0% dalam 24 jam dan mendekati level terendah 52-minggu. Secara teknis, sinyal keseluruhan bearish dengan indikator moving average yang lemah. Fundamental menunjukkan tekanan dengan penurunan pendapatan dari $144.5B (2024) menjadi $112.3B (2025) dan margin laba bersih negatif -4.4%. Pengiriman kendaraan September 2026 sebesar 31.817 unit mencerminkan moderasi volume jangka pendek (GlobeNewsWire, 2026-09-30).
Outlook LI menghadapi tantangan kompetisi ketat di pasar EV China dan tekanan margin, namun valuasi P/S 0.73 dan EV/EBITDA 1.72 terlihat menarik. Risiko utama termasuk pembakaran kas operasi negatif $8.61B (2025) dan proyeksi kerugian bersih 2026. Analis konsensus harga target $15.18 (Buy 43.75%) memberikan sinyal moderat positif untuk pemulihan jangka panjang.
XLY menunjukkan kinerja positif dengan kenaikan harga 1,34% menjadi $112,85, didukung sinyal bullish secara keseluruhan meski moving average masih bearish. ETF konsumen diskresioner ini menghadapi tekanan dari underperformance terhadap S&P 500 sepanjang 2026, dengan penurunan lebih dari 7% tahun ini. Analis memberikan konsensus buy 100% meski terdapat risiko inflasi yang mempengaruhi daya beli konsumen.
Outlook XLY bergantung pada ketahanan belanja konsumen di tengah lingkungan inflasi. Peluang muncul dari tren 'funflation' dan pertumbuhan penjualan ritel liburan yang diperkirakan 4,8%, namun risiko utama adalah tekanan inflasi berkelanjutan dan underperformance sektoral terhadap pasar yang lebih luas.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Li Auto adalah pabrikan NEV terdepan asal Cina yang mendesain, mengembangkan, memproduksi, dan menjual NEV pintar kelas premium. Pada November 2019, model pertama pabrikan ini, Li One, resmi mulai diproduksi. Mobil EV plug-in kelas SUV premium ini bisa memuat enam penumpang dengan sistem penambah jarak dan solusi kendaraan pintar. Mereka telah menjual lebih dari 90000 EV di tahun 2021, yang merupakan 2,7% dari pasar new energy vehicle di Cina. Di samping Li One, perusahaan ini akan mengembangkan lini produknya, termasuk BEV dan PHEV, untuk memperluas basis pelanggannya.
Selengkapnya di halaman LI →Untuk melacak kinerja indeks, reksa dana indeks ini menginvestasikan sebagian besar, tetapi setidaknya 95%, dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini mencakup perusahaan di industri berikut: ritel; hotel, restoran dan rekreasi; tekstil, pakaian dan barang mewah; barang rumah tangga; mobil; komponen mobil; distributor; produk rekreasi; dan layanan konsumen yang terdiversifikasi. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman XLY →