Perbedaan Levi Strauss & Co. dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund: Levi Strauss & Co. diperdagangkan di $18,7 (kapitalisasi pasar $7,31B), sedangkan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund diperdagangkan di $112,85 (kapitalisasi pasar $21,89B). Perbedaan utamanya: Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Levi Strauss & Co., dan Levi Strauss & Co. membagikan dividen 3,36%, sedangkan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Levi Strauss & Co. selama 70 Hari dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund selama 114 Hari.
| LEVI | XLY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $7,31B | $21,89B |
Volume | 13.683.095 | 5.690.342 |
Sektor | Consumer Cyclical | — |
Tertinggi 52 Minggu | $25,53 | $124,52 |
Terendah 52 Minggu | $17,92 | $105,64 |
Rata-rata Waktu Simpan | 70 Hari | 114 Hari |
Nilai Perusahaan | $8,86B | — |
Imbal Hasil Dividen | 3,36% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Levi Strauss (LEVI) diperdagangkan pada $18.7 dengan penurunan 4.15% hari ini, namun menunjukkan fundamental yang kuat dengan laba bersih $578.1 juta pada 2025 dan margin laba bersih 8.83%. Saham ini memiliki valuasi menarik dengan P/E 12.53x dan mendapat rekomendasi beli dari 78.95% analis. Tren positif terlihat dari empat kuartal berturut-turut yang mengalahkan estimasi EPS, didukung momentum pertumbuhan kategori lifestyle dan strategi direct-to-consumer.
Outlook positif didukung target konsensus analis $29.00 (potensi kenaikan 55%), namun risiko utama termasuk volatilitas teknis bearish, tekanan tarif, dan persaingan ketat di industri apparel. Eksekusi strategi DTC dan ekspansi internasional menjadi katalis kunci untuk pertumbuhan berkelanjutan.
XLY menunjukkan kinerja positif dengan kenaikan harga 1,34% menjadi $112,85, didukung sinyal bullish secara keseluruhan meski moving average masih bearish. ETF konsumen diskresioner ini menghadapi tekanan dari underperformance terhadap S&P 500 sepanjang 2026, dengan penurunan lebih dari 7% tahun ini. Analis memberikan konsensus buy 100% meski terdapat risiko inflasi yang mempengaruhi daya beli konsumen.
Outlook XLY bergantung pada ketahanan belanja konsumen di tengah lingkungan inflasi. Peluang muncul dari tren 'funflation' dan pertumbuhan penjualan ritel liburan yang diperkirakan 4,8%, namun risiko utama adalah tekanan inflasi berkelanjutan dan underperformance sektoral terhadap pasar yang lebih luas.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Levi Strauss & Co terlibat dalam design, memasarkan, dan menjual produk yang meliputi jeans, celana kasual dan gaun, atasan, celana pendek, rok, jaket, alas kaki, dan aksesori terkait secara langsung atau melalui pihak ketiga dan pemegang lisensi untuk pria, wanita, dan anak-anak di bawah merek Levi's, Dockers, Signature oleh Levi Strauss & Co. dan Denizen. Perusahaan mengelola bisnisnya menurut tiga segmen regional: Amerika, yang merupakan pendorong pendapatan utama
Selengkapnya di halaman LEVI →Untuk melacak kinerja indeks, reksa dana indeks ini menginvestasikan sebagian besar, tetapi setidaknya 95%, dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini mencakup perusahaan di industri berikut: ritel; hotel, restoran dan rekreasi; tekstil, pakaian dan barang mewah; barang rumah tangga; mobil; komponen mobil; distributor; produk rekreasi; dan layanan konsumen yang terdiversifikasi. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman XLY →