Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja UBC Medical Indonesia Tbk. (LABS) vs Wahana Inti Makmur Tbk. (NASI)

UBC Medical Indonesia Tbk.Trading
Wahana Inti Makmur Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan UBC Medical Indonesia Tbk. dan Wahana Inti Makmur Tbk.: UBC Medical Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp174 (kapitalisasi pasar 691,25 M, volume 24 jam 635,5 rb), sedangkan Wahana Inti Makmur Tbk. diperdagangkan di Rp165 (kapitalisasi pasar 131,61 M, volume 24 jam 4,22 jt). Perbedaan utamanya: UBC Medical Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 5,3× kapitalisasi pasar Wahana Inti Makmur Tbk., dan Wahana Inti Makmur Tbk. lebih aktif diperdagangkan (4,22 jt vs 635,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

LABSNASI
Kapitalisasi Pasar
691,25 M131,61 M
Volume
635,5 rb4,22 jt
Lot
6,36 rb42,25 rb
Perputaran
110,15 jt683,98 jt
Harga Rata-rata
173,33161,9
Nilai Transaksi
110,15 jt683,98 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
174165
Volume Ekuilibrium Indikatif
501,61 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

LABS
Lihat detail
NASI
Lihat detail

Tentang UBC Medical Indonesia Tbk.

PT UBC Medical Indonesia (the Company) was established under the framework of Law of the Republic of Indonesia No. 20 year 1994 concerning the Foreign Capital Investment, as amended by Law No. 25 year 2007 concerning the Capital Investment based on Notarial Deed No. 01 dated 4 June 2014 of Novita Puspitarini, S.H., Notary in Jakarta. The Company started its commercial activities in October 2014. The parent entity as well as the ultimate parent entity of the Company is PT Optel Investama Mulia.

Selengkapnya di halaman LABS

Tentang Wahana Inti Makmur Tbk.

PT Wahana Inti Makmur Tbk (the Company) is established based on Deed of Establishment No. 02 dated February 14, 2015 made by Dr. Tio Jeffrens Maranella, S.H., Notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in February 2015.

Selengkapnya di halaman NASI