Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Kentanix Supra International Tbk. (KSIX) vs Multi Hanna Kreasindo Tbk. (MHKI)

Kentanix Supra International Tbk.Trading
Multi Hanna Kreasindo Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Kentanix Supra International Tbk. dan Multi Hanna Kreasindo Tbk.: Kentanix Supra International Tbk. diperdagangkan di Rp400 (kapitalisasi pasar 872,24 M, volume 24 jam 84,3 rb), sedangkan Multi Hanna Kreasindo Tbk. diperdagangkan di Rp133 (kapitalisasi pasar 498,75 M, volume 24 jam 661 rb). Perbedaan utamanya: Kentanix Supra International Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Multi Hanna Kreasindo Tbk. lebih aktif diperdagangkan (661 rb vs 84,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KSIXMHKI
Kapitalisasi Pasar
872,24 M498,75 M
Volume
84,3 rb661 rb
Lot
8436,61 rb
Perputaran
33,54 jt87,15 jt
Harga Rata-rata
397,82131,84
Nilai Transaksi
33,54 jt87,15 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
412133
Volume Ekuilibrium Indikatif
15,7 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KSIX
Lihat detail
MHKI
Lihat detail

Tentang Kentanix Supra International Tbk.

PT Kentanix Supra International Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 41 dated October 27, 1980 of Samsul Hadi, S.H., as amended by Deed No. 25 dated April 8, 1981 and Deed No. 10 dated October 9, 1981 of the same Notary. The Company commenced its commercial operations in 1985. PT Badra Arta, a company incorporated in Indonesia, is the parent entity of the Company.

Selengkapnya di halaman KSIX

Tentang Multi Hanna Kreasindo Tbk.

PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (Company), was established on September 23, 2004 based on Deed of Notary Drajat Dramaji, S.H., No.165. The company became effective commercially on September 23, 2004. The parent entity of the Company is PT Multi Hanna Sinergitama and the ultimate beneficial owners of the Company are Mr. Shahabuddin and Mr. Alwi.

Selengkapnya di halaman MHKI