Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) vs Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. (RMKO)

Perdana Bangun Pusaka TbkTrading
Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Perdana Bangun Pusaka Tbk dan Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.: Perdana Bangun Pusaka Tbk diperdagangkan di Rp2.070 (kapitalisasi pasar 661,44 M, volume 24 jam 30,6 rb), sedangkan Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. diperdagangkan di Rp350 (kapitalisasi pasar 561,31 M, volume 24 jam 8,59 jt). Perbedaan utamanya: Perdana Bangun Pusaka Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,59 jt vs 30,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KONIRMKO
Kapitalisasi Pasar
661,44 M561,31 M
Volume
30,6 rb8,59 jt
Lot
30685,93 rb
Perputaran
66,04 jt2,98 M
Harga Rata-rata
2.158,17347,35
Nilai Transaksi
66,04 jt2,98 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
350
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,41 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KONI
Lihat detail
RMKO
Lihat detail

Tentang Perdana Bangun Pusaka Tbk

PT. Perdana Bangun Persaka Tbk conducting business in the field of photography trade business and its equipment, and capital participation in its affiliates. The company is established in 1987 and registered at the Jakarta Stock Exchange since 1995 and a sole distributor of photography products produced by Konica Corporation, Japan. Product marketed by the company are as follows: KONICA color film and photography paper, KONICA photo printing machine, KONIKA X-ray film and chemicals for photography of KONICA trade mark.

Selengkapnya di halaman KONI

Tentang Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.

PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk was established based on Notarial Deed No. 2 datedDecember 18, 2017 of Muhammad Firmansyah, S.H., M.Kn., a public notary in Tangerang. The Company started its commercial operations in 2018.

Selengkapnya di halaman RMKO