Perbedaan The Coca-Cola Co K dan iShares 1 3 Year Treasury Bond ETF: The Coca-Cola Co K diperdagangkan di $88,05 (kapitalisasi pasar $377,63B), sedangkan iShares 1 3 Year Treasury Bond ETF diperdagangkan di $81,2 (kapitalisasi pasar $26,68B). Perbedaan utamanya: The Coca-Cola Co K jauh lebih besar — sekitar 14,2× kapitalisasi pasar iShares 1 3 Year Treasury Bond ETF, dan The Coca-Cola Co K membagikan dividen 2,42%, sedangkan iShares 1 3 Year Treasury Bond ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Coca-Cola Co K selama 154 Hari dan iShares 1 3 Year Treasury Bond ETF selama 63 Hari.
| KO | SHY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $377,63B | $26,68B |
Volume | 14.894.568 | 4.077.691 |
Sektor | Consumer Staples | Fixed Income |
Tertinggi 52 Minggu | $91,99 | $83,18 |
Terendah 52 Minggu | $66,37 | $81,05 |
Rata-rata Waktu Simpan | 154 Hari | 63 Hari |
Nilai Perusahaan | $404,81B | — |
Imbal Hasil Dividen | 2,42% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham Coca-Cola (KO) diperdagangkan di $87.77, naik 2.27% dalam 24 jam, mendekati target konsensus analis sebesar $95.75. Teknikal menunjukkan sinyal bullish dengan moving averages mendukung, sementara fundamental kuat dengan margin laba bersih 28.56% dan pertumbuhan laba berkelanjutan. Perusahaan baru saja mengumumkan dividen $0.53 untuk periode H2-2026, memperkuat profil pendapatan tetap.
Outlook positif didukung oleh konsensus beli 60.42% dari analis dan estimasi pendapatan 2026 sebesar $50.1B. Risiko utama termasuk leverage dengan utang jangka panjang $42.38B dan volatilitas pasar yang dapat mempengaruhi valuasi P/E 26.36. Saham ini cocok untuk investor yang mencari stabilitas dengan dividen konsisten dan pertumbuhan earnings yang terbukti.
SHY diperdagangkan di $81.2 dengan kenaikan harian 0.05%, menunjukkan stabilitas jangka pendek meski sinyal teknis bearish. ETF obligasi jangka pendek ini menghadapi tekanan dari kenaikan yield Treasury yang mencapai level tertinggi sejak 2002, namun tetap menarik bagi investor yang mencari pendapatan stabil dengan dividen konsisten.
Outlook SHY bergantung pada kebijakan Fed dan kondisi pasar obligasi. Risiko utama adalah kenaikan suku bunga lebih lanjut, sementara peluang terletak pada stabilitas portofolio dan yield yang kompetitif di lingkungan suku bunga tinggi.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Coca-Cola Co adalah perusahaan minuman non-alkohol yang memproduksi berbagai merek berkarbonasi dan nonkarbonasi, termasuk Coca-Cola, Diet Coke, Fanta, Sprite, Minute Maid, Powerade, dan Dasani.
Selengkapnya di halaman KO →SHY memberikan akses ke obligasi Treasury AS dengan sisa tenor antara satu hingga tiga tahun. ETF ini berisiko rendah dan sangat likuid, dirancang untuk pelestarian modal dan pendapatan jangka pendek, dengan aset utama 2026 di berbagai Surat Utang Treasury.
Selengkapnya di halaman SHY →