Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Kimberly Clark Corp (KMB) vs Wheaton Precious Metals Corp (WPM)

Kimberly Clark CorpTrading
Wheaton Precious Metals CorpTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Kimberly Clark Corp dan Wheaton Precious Metals Corp: Kimberly Clark Corp diperdagangkan di $97,59 (kapitalisasi pasar $32,51B), sedangkan Wheaton Precious Metals Corp diperdagangkan di $138,65 (kapitalisasi pasar $61,17B). Perbedaan utamanya: Wheaton Precious Metals Corp lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Kimberly Clark Corp memberi dividen lebih tinggi (5,24%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Kimberly Clark Corp selama 93 Hari dan Wheaton Precious Metals Corp selama 66 Hari.

KMBWPM
Kapitalisasi Pasar
$32,51B$61,17B
Volume
6.139.9131.092.361
Sektor
Consumer StaplesBasic Materials
Tertinggi 52 Minggu
$121,44$165,72
Terendah 52 Minggu
$93,05$94,37
Rata-rata Waktu Simpan
93 Hari66 Hari
Nilai Perusahaan
$38,07B$63,05B
Imbal Hasil Dividen
5,24%0,58%

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Kimberly Clark Corp

Kimberly-Clark (KMB) diperdagangkan di $97.74 dengan kenaikan 1.31% hari ini, namun secara teknis masih dalam tren bearish. Perusahaan menunjukkan fundamental yang solid dengan margin laba bersih 11.79% dan ROE 129.43%, meski pendapatan turun menjadi $16.45B pada 2025. Analis memberikan konsensus harga target $117.25 dengan mayoritas rating Hold (61.29%), sementara berita terkini fokus pada transisi eksekutif dan akuisisi Kenvue senilai $40B.

Outlook KMB didukung oleh dividen yang konsisten dengan kenaikan 54 tahun berturut-turut (yield 5.16%), namun menghadapi risiko dari penurunan arus kas operasi dan integrasi akuisisi besar. Potensi upside 20% dari harga target konsensus menarik untuk investor jangka panjang, meski volatilitas teknis dan tekanan margin perlu diwaspadai.

Wheaton Precious Metals Corp

WPM (Wheaton Precious Metals) diperdagangkan di $134.96, naik 0.95% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish namun fundamental yang kuat. Perusahaan melaporkan rekor pendapatan $2.31B pada 2025 dengan margin laba bersih 64.66%, dan telah mengungguli perkiraan EPS dalam tiga kuartal terakhir. Berita terbaru menyoroti target pertumbuhan produksi 50% hingga 2030 tanpa tambahan modal.

Outlook positif didukung konsensus analis 'Buy' 80% dengan target harga $164.80, namun risiko termasuk valuasi tinggi (P/E 29.94) dan volatilitas harga logam mulia. Arus kas operasional yang kuat ($1.90B pada 2025) mendukung ekspansi, tetapi investasi besar-besaran pada 2026 dapat menekan arus kas bersih.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

KMB
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 93 Hari
WPM
68% Beli32% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 66 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Kimberly Clark Corp

Dengan sekitar setengah penjualannya dari perawatan diri dan sepertiga lainnya dari produk tisu, Kimberly-Clark berada di posisi manufaktur terkemuka untuk produk tisu dan kebersihan. Campuran mereknya meliputi Huggies, Pull-Ups, Kotex, Depend, Kleenex, dan Cottonelle. Perusahaan ini juga mengoperasikan K-C Professional, yang bermitra dengan bisnis untuk meneyediakan produk kebersihan dan keamanan di tempat kerja. Kimberly-Clark menghasilkan lebih dari setengah penjualannya di Amerika Utara dan lebih dari 10% di Eropa, dengan sisanya berpusat di Asia dan Amerika Latin.

Selengkapnya di halaman KMB →

Tentang Wheaton Precious Metals Corp

Wheaton Precious Metals Corp adalah perusahaan penyaluran logam berharga. Perusahaan ini telah menjalin kerjasama dengan 17 perusahaan pertambangan melalui 20 buah perjanjian jangka panjang dalam pembelian logam berharga dan kobalt. Perjanjian tersebut meliputi kurang lebih 19 tambang aktif dan 9 proyek dalam pengembangan. Proyek mereka termasuk tambang Salobo milik Vale dan penyaluran perak di tambang Antamina milik Glencore dan tambang Penasquito milik Goldcorp.

Selengkapnya di halaman WPM →