Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) vs Matahari Department Store Tbk. (LPPF)

Resource Alam Indonesia TbkTrading
Matahari Department Store Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Resource Alam Indonesia Tbk dan Matahari Department Store Tbk.: Resource Alam Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp274 (kapitalisasi pasar 1,37 T, volume 24 jam 762 rb), sedangkan Matahari Department Store Tbk. diperdagangkan di Rp1.580 (kapitalisasi pasar 3,54 T, volume 24 jam 814,3 rb). Perbedaan utamanya: Matahari Department Store Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Resource Alam Indonesia Tbk, dan Matahari Department Store Tbk. lebih aktif diperdagangkan (814,3 rb vs 762 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KKGILPPF
Kapitalisasi Pasar
1,37 T3,54 T
Volume
762 rb814,3 rb
Lot
7,62 rb8,14 rb
Perputaran
207,95 jt1,29 M
Harga Rata-rata
272,91.589,09
Nilai Transaksi
207,95 jt1,29 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2741.580
Volume Ekuilibrium Indikatif
1777

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KKGI
Lihat detail
LPPF
Lihat detail

Tentang Resource Alam Indonesia Tbk

PT Resource Alam Indonesia Tbk (the Company) was originally established under the name PT Kurnia Kapuas Utama Glue Industries (which was subsequently changed to PT Kurnia Kapuas Utama Tbk). PT Kurnia Kapuas Glue industries founded in 1981 in Pontianak, West Kalimantan and produces formalin and resin. The company supplies glue for plywood factories within the Bumi Raya Utama Group (BRU Group). The company is domestic investment.

Selengkapnya di halaman KKGI

Tentang Matahari Department Store Tbk.

PT Matahari Department Store Tbk was established as PT Stephens Utama International Leasing Corp based on Notarial Deed No.2 dated 1 April 1982, of Misahardi Wilamarta, S.H. The Company's merger with its parent company (PT Meadow Indonesia), which was effective from 30 September 2011.

Selengkapnya di halaman LPPF