Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Kusuma Kemindo Sentosa Tbk. (KKES) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Kusuma Kemindo Sentosa Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Kusuma Kemindo Sentosa Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Kusuma Kemindo Sentosa Tbk. diperdagangkan di Rp71 (kapitalisasi pasar 100,5 M, volume 24 jam 3,72 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp62 (kapitalisasi pasar 978,87 M, volume 24 jam 21,12 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 9,7× kapitalisasi pasar Kusuma Kemindo Sentosa Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,12 jt vs 3,72 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KKESSQMI
Kapitalisasi Pasar
100,5 M978,87 M
Volume
3,72 jt21,12 jt
Lot
37,23 rb211,22 rb
Perputaran
258,54 jt1,32 M
Harga Rata-rata
69,4562,72
Nilai Transaksi
258,54 jt1,32 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
7162
Volume Ekuilibrium Indikatif
11,23 rb1,12 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KKES
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Kusuma Kemindo Sentosa Tbk.

PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 78 dated November 9, 1990 and amended by Deed No. 64 dated September 16, 1991, both were madebefore Notary James Herman Rahardjo, S.H., Notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman KKES

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI