Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Kawasan Industri Jababeka Tbk. (KIJA) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

Kawasan Industri Jababeka Tbk.Trading
Maharaksa Biru Energi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Kawasan Industri Jababeka Tbk. dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: Kawasan Industri Jababeka Tbk. diperdagangkan di Rp121 (kapitalisasi pasar 2,58 T, volume 24 jam 72,96 jt), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp314 (kapitalisasi pasar 2,01 T, volume 24 jam 9,95 jt). Perbedaan utamanya: Kawasan Industri Jababeka Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Kawasan Industri Jababeka Tbk. lebih aktif diperdagangkan (72,96 jt vs 9,95 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KIJAOASA
Kapitalisasi Pasar
2,58 T2,01 T
Volume
72,96 jt9,95 jt
Lot
729,56 rb99,5 rb
Perputaran
8,76 M3,08 M
Harga Rata-rata
120,14309,8
Nilai Transaksi
8,76 M3,08 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
124316
Volume Ekuilibrium Indikatif
122 rb74,1 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KIJA
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang Kawasan Industri Jababeka Tbk.

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No.6 year 1968 which was amended by Law No.12 year 1970, based on notarial deed No.18 of Maria Kristiana Soeharyo, S.H., dated January 12, 1989. The Company started its commercial operations in 1990. The Companys shares are listed on JSX and SSX.

Selengkapnya di halaman KIJA

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA