Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Kedaung Indah Can Tbk (KICI) vs Organon Pharma Indonesia Tbk. (SCPI)

Kedaung Indah Can TbkTrading
Organon Pharma Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Kedaung Indah Can Tbk dan Organon Pharma Indonesia Tbk.: Kedaung Indah Can Tbk diperdagangkan di Rp280 (kapitalisasi pasar 76,18 M, volume 24 jam 5,57 jt), sedangkan Organon Pharma Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp29.000 (kapitalisasi pasar 104,4 M). Perbedaan utamanya: Organon Pharma Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KICISCPI
Kapitalisasi Pasar
76,18 M104,4 M
Volume
5,57 jt
Lot
55,72 rb
Perputaran
1,56 M
Harga Rata-rata
280,55
Nilai Transaksi
1,56 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
280
Volume Ekuilibrium Indikatif
6,24 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KICI
Lihat detail
SCPI
Lihat detail

Tentang Kedaung Indah Can Tbk

PT Kedaung Indah Can Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by Law No. 12 year 1970, based on Notarial Deed No. 37, dated January 11, 1974 of Julian Nimrod Siregar Gelar Mangaradja Namora, S.H., notary in Jakarta. The Company produces Cans and Enamel kitchenware. The company`s products have been exported since 1988, mostly to US, Saudi Arabia, and Japan, an also to Europe and South America.

Selengkapnya di halaman KICI

Tentang Organon Pharma Indonesia Tbk.

PT Merck Sharp Dohme Pharma Tbk was established within the frame work of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970 based on Notarial Deed No. 17 dated 7 March 1972 of Djojo Muljadi, S.H. The company originally incorporated as PT. Essex Indonesia, as a joint venture between Schering Corporation, a worldwide, research-based pharmaceutical enterprise headquartered in the United States, and an Indonesian businessman.

Selengkapnya di halaman SCPI