Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Kedaung Indah Can Tbk (KICI) vs Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES)

Kedaung Indah Can TbkTrading
Destinasi Tirta Nusantara TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Kedaung Indah Can Tbk dan Destinasi Tirta Nusantara Tbk: Kedaung Indah Can Tbk diperdagangkan di Rp194 (kapitalisasi pasar 53,82 M, volume 24 jam 98,3 rb), sedangkan Destinasi Tirta Nusantara Tbk diperdagangkan di Rp394 (kapitalisasi pasar 283,14 M, volume 24 jam 308 rb). Perbedaan utamanya: Destinasi Tirta Nusantara Tbk jauh lebih besar — sekitar 5,3× kapitalisasi pasar Kedaung Indah Can Tbk, dan Destinasi Tirta Nusantara Tbk lebih aktif diperdagangkan (308 rb vs 98,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KICIPDES
Kapitalisasi Pasar
53,82 M283,14 M
Volume
98,3 rb308 rb
Lot
9833,08 rb
Perputaran
18,99 jt119,93 jt
Harga Rata-rata
193,23389,39
Nilai Transaksi
18,99 jt119,93 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
194394
Volume Ekuilibrium Indikatif
165

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KICI
Lihat detail
PDES
Lihat detail

Tentang Kedaung Indah Can Tbk

PT Kedaung Indah Can Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by Law No. 12 year 1970, based on Notarial Deed No. 37, dated January 11, 1974 of Julian Nimrod Siregar Gelar Mangaradja Namora, S.H., notary in Jakarta. The Company produces Cans and Enamel kitchenware. The company`s products have been exported since 1988, mostly to US, Saudi Arabia, and Japan, an also to Europe and South America.

Selengkapnya di halaman KICI

Tentang Destinasi Tirta Nusantara Tbk

PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (the company) was established on 30 Oct 1999 based on Notaries Deed No. 36 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Feb 23, 2000. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 187 and No.136 of Wijanto Suwongso, S.H., dated Jun 28, 2007 and 24 Oct 07, concerning among others, increase authorized, Paid up Capital, par value and public offering.

Selengkapnya di halaman PDES