Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Keramika Indonesia Assosiasi Tbk. (KIAS) vs Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA)

Keramika Indonesia Assosiasi Tbk.Trading
Pembangunan Jaya Ancol Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Keramika Indonesia Assosiasi Tbk. dan Pembangunan Jaya Ancol Tbk.: Keramika Indonesia Assosiasi Tbk. diperdagangkan di Rp21 (kapitalisasi pasar 313,51 M), sedangkan Pembangunan Jaya Ancol Tbk. diperdagangkan di Rp470 (kapitalisasi pasar 748,8 M, volume 24 jam 195,5 rb). Perbedaan utamanya: Pembangunan Jaya Ancol Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Keramika Indonesia Assosiasi Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KIASPJAA
Kapitalisasi Pasar
313,51 M748,8 M
Volume
195,5 rb
Lot
1,96 rb
Perputaran
90,23 jt
Harga Rata-rata
461,54
Nilai Transaksi
90,23 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
464
Volume Ekuilibrium Indikatif
1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KIAS
Lihat detail
PJAA
Lihat detail

Tentang Keramika Indonesia Assosiasi Tbk.

KIA Group is one of the most diversified ceramic manufacturers in Indonesia, manufacturing Floor tiles (KSM), wall ties (KIA) and roof tiles (KKM). From their modest origins, a small ceramic tableware producer in the 1950s, KIA Group has to grown up to become Indonesias leading ceramic building material manufacturer. KIA Group received official recognition of its quality management system standard from SGS certification ISO 9002 no. Q4724 in 1995. In addition, KIA Group is in compliance with the World Bank Environmental and Social Policy Standard.

Selengkapnya di halaman KIAS

Tentang Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

PT Pembangunan Jaya Ancol (Company) was established base on notarial deed No. 33 of Achmad Abid SH, dated July 10, 1992. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 13 of Mrs. Aulia Taufani, S.H., dated April 01, 2004.

Selengkapnya di halaman PJAA