Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja KMI Wire Cable Tbk (KBLI) vs Buana Artha Anugerah Tbk. (STAR)

KMI Wire Cable TbkTrading
Buana Artha Anugerah Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan KMI Wire Cable Tbk dan Buana Artha Anugerah Tbk.: KMI Wire Cable Tbk diperdagangkan di Rp340 (kapitalisasi pasar 1,34 T, volume 24 jam 650,3 rb), sedangkan Buana Artha Anugerah Tbk. diperdagangkan di Rp376 (kapitalisasi pasar 1,75 T, volume 24 jam 79,9 rb). Perbedaan utamanya: Buana Artha Anugerah Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan KMI Wire Cable Tbk lebih aktif diperdagangkan (650,3 rb vs 79,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KBLISTAR
Kapitalisasi Pasar
1,34 T1,75 T
Volume
650,3 rb79,9 rb
Lot
6,5 rb799
Perputaran
218,33 jt29,25 jt
Harga Rata-rata
335,73366,08
Nilai Transaksi
218,33 jt29,25 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
340376
Volume Ekuilibrium Indikatif
1361

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KBLI
Lihat detail
STAR
Lihat detail

Tentang KMI Wire Cable Tbk

PT KMI Wire and Cable Tbk (the Company) formerly PT. GT Kabel Indonesia is one of the largest telecommunications and power cable producer. It is owned 53% by Gadjah Tunggal Group. It was established in 1972 by Electro GmbH of Germany (today known as Alcatel Kabelmetal) and PT Gunung Ngadeg Djaya.The Company was established wtihin the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970, based on deed No. 42 dated January 19, 1972 of Djojo Muljadi, SH, notary in Jakarta

Selengkapnya di halaman KBLI

Tentang Buana Artha Anugerah Tbk.

PT Star Petrochem Tbk (the company) was established under its original name of PT Star Asia International base on notarial deed No.34 of Pahala Sutrisno, S.H, dated on 19 May, 2008. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 98 of Yulia, S.H., dated Feb 11, 2011, concerning among others, the change in the Company’s name, and public offering.

Selengkapnya di halaman STAR