Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja KMI Wire Cable Tbk (KBLI) vs Suryamas Dutamakmur Tbk. (SMDM)

KMI Wire Cable TbkTrading
Suryamas Dutamakmur Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan KMI Wire Cable Tbk dan Suryamas Dutamakmur Tbk.: KMI Wire Cable Tbk diperdagangkan di Rp324 (kapitalisasi pasar 1,31 T, volume 24 jam 1,42 jt), sedangkan Suryamas Dutamakmur Tbk. diperdagangkan di Rp565 (kapitalisasi pasar 2,7 T, volume 24 jam 3,2 rb). Perbedaan utamanya: Suryamas Dutamakmur Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar KMI Wire Cable Tbk, dan KMI Wire Cable Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,42 jt vs 3,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KBLISMDM
Kapitalisasi Pasar
1,31 T2,7 T
Volume
1,42 jt3,2 rb
Lot
14,15 rb32
Perputaran
459,78 jt1,78 jt
Harga Rata-rata
324,88557,19
Nilai Transaksi
459,78 jt1,78 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
324530
Volume Ekuilibrium Indikatif
1600

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KBLI
Lihat detail
SMDM
Lihat detail

Tentang KMI Wire Cable Tbk

PT KMI Wire and Cable Tbk (the Company) formerly PT. GT Kabel Indonesia is one of the largest telecommunications and power cable producer. It is owned 53% by Gadjah Tunggal Group. It was established in 1972 by Electro GmbH of Germany (today known as Alcatel Kabelmetal) and PT Gunung Ngadeg Djaya.The Company was established wtihin the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970, based on deed No. 42 dated January 19, 1972 of Djojo Muljadi, SH, notary in Jakarta

Selengkapnya di halaman KBLI

Tentang Suryamas Dutamakmur Tbk.

PT Suryamas Dutamakmur Tbk (the Company) was established based on notarial Deed No. 322, dated September 21, 1989 of Benny Kristianto, S.H., notary in Jakarta. PT. Suryamas Dutamakmur has a specific aim to participate in meeting the growing demand for quality residential development in the Greater Jakarta area.

Selengkapnya di halaman SMDM