Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Meratus Jasa Prima Tbk. (KARW) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

Meratus Jasa Prima Tbk.Trading
Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Meratus Jasa Prima Tbk. dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: Meratus Jasa Prima Tbk. diperdagangkan di Rp212 (kapitalisasi pasar 124,48 M, volume 24 jam 76,1 rb), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp4.500 (kapitalisasi pasar 14,25 T, volume 24 jam 449,7 rb). Perbedaan utamanya: Abadi Lestari Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 114,5× kapitalisasi pasar Meratus Jasa Prima Tbk., dan Abadi Lestari Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (449,7 rb vs 76,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KARWRLCO
Kapitalisasi Pasar
124,48 M14,25 T
Volume
76,1 rb449,7 rb
Lot
7614,5 rb
Perputaran
2 M
Harga Rata-rata
4.442,22
Nilai Transaksi
2 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.500
Volume Ekuilibrium Indikatif
23

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KARW
Lihat detail
RLCO
Lihat detail

Tentang Meratus Jasa Prima Tbk.

PT ICTSI Jasa Prima Tbk (the Company) was established in Jakarta under the name PT Karwell Indonesia Knitting & Garment Industry based on Law No. 12 year 1970 regardingdomestic investment based on notarial deed of Soetanto S.H., No. 11 dated February 18, 1978. The company has successfully expanded the business which started in 1978 and the dramatic challenges in the past couple years have inspired the company to become a leader in garment industry with 98% of the products is for export.

Selengkapnya di halaman KARW

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO