Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Meratus Jasa Prima Tbk. (KARW) vs Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. (MAHA)

Meratus Jasa Prima Tbk.Trading
Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Meratus Jasa Prima Tbk. dan Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.: Meratus Jasa Prima Tbk. diperdagangkan di Rp212 (kapitalisasi pasar 124,48 M, volume 24 jam 76,1 rb), sedangkan Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. diperdagangkan di Rp145 (kapitalisasi pasar 2,42 T, volume 24 jam 4,28 jt). Perbedaan utamanya: Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. jauh lebih besar — sekitar 19,4× kapitalisasi pasar Meratus Jasa Prima Tbk., dan Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. lebih aktif diperdagangkan (4,28 jt vs 76,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KARWMAHA
Kapitalisasi Pasar
124,48 M2,42 T
Volume
76,1 rb4,28 jt
Lot
76142,79 rb
Perputaran
613,55 jt
Harga Rata-rata
143,4
Nilai Transaksi
613,55 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
145
Volume Ekuilibrium Indikatif
48

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KARW
Lihat detail
MAHA
Lihat detail

Tentang Meratus Jasa Prima Tbk.

PT ICTSI Jasa Prima Tbk (the Company) was established in Jakarta under the name PT Karwell Indonesia Knitting & Garment Industry based on Law No. 12 year 1970 regardingdomestic investment based on notarial deed of Soetanto S.H., No. 11 dated February 18, 1978. The company has successfully expanded the business which started in 1978 and the dramatic challenges in the past couple years have inspired the company to become a leader in garment industry with 98% of the products is for export.

Selengkapnya di halaman KARW

Tentang Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.

PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. (the Company) is a limited liability company established in the Republic of Indonesia based on Notarial Deed of Julia Rochana Murat, S.H., No. 18 dated January 25, 1994. The Company started commercial activities in 1994.

Selengkapnya di halaman MAHA