Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sky Energy Indonesia Tbk. (JSKY) vs Pinago Utama Tbk. (PNGO)

Sky Energy Indonesia Tbk.Trading
Pinago Utama Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sky Energy Indonesia Tbk. dan Pinago Utama Tbk.: Sky Energy Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp52 (kapitalisasi pasar 105,69 M), sedangkan Pinago Utama Tbk. diperdagangkan di Rp3.500 (kapitalisasi pasar 2,73 T, volume 24 jam 1 rb). Perbedaan utamanya: Pinago Utama Tbk. jauh lebih besar — sekitar 25,8× kapitalisasi pasar Sky Energy Indonesia Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JSKYPNGO
Kapitalisasi Pasar
105,69 M2,73 T
Volume
1 rb
Lot
10
Perputaran
3,5 jt
Harga Rata-rata
3.500
Nilai Transaksi
3,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.500
Volume Ekuilibrium Indikatif
1 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PNGO
Lihat detail

Tentang Sky Energy Indonesia Tbk.

PT Sky Energy Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 6, dated July 4, 2008 of Petrus Suandi Halim, S.H., notary in Jakarta. Initially the Entity engaged as distributor of solar modules and provider of System Integration technical services for the manufacture of Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) On-grid and Off-grid types, including technical design, installation and maintenance. in 2009 the Entity cooperated with PT Hitachi High-Technologies Indonesia to establish an international-class solar module manufacturing facility. In the year of 2012, the Entity commenced the production of solar modules with a capacity of 10 MW. By 2016, The Entity has grown to become the largest producer of solar modules in Indonesia with capacity production of 100 MW for solar modules and 50 MW for solar cells.

Selengkapnya di halaman JSKY

Tentang Pinago Utama Tbk.

PT Pinago Utama Tbk was established based on Deed No.15, dated May 12, 1979 made by Aminus, SH, notary in Palembang. The Company started its commercial operations in 1991.

Selengkapnya di halaman PNGO