Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) vs RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index (XILV)

Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading
RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor IndexTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. dan RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.260 (kapitalisasi pasar 25,8 T, volume 24 jam 10,38 jt), sedangkan RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index diperdagangkan di Rp102 (kapitalisasi pasar 2,16 M, volume 24 jam 200). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 11944,4× kapitalisasi pasar RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index, dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (10,38 jt vs 200). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JPFAXILV
Kapitalisasi Pasar
25,8 T2,16 M
Volume
10,38 jt200
Lot
103,82 rb2
Perputaran
23,52 M20,4 rb
Harga Rata-rata
2.265,33102
Nilai Transaksi
23,52 M20,4 rb
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,46 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JPFA
Lihat detail

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA

Tentang RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index

Selengkapnya di halaman XILV