Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) vs Teladan Prima Agro Tbk. (TLDN)

Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading
Teladan Prima Agro Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. dan Teladan Prima Agro Tbk.: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.260 (kapitalisasi pasar 25,8 T, volume 24 jam 10,38 jt), sedangkan Teladan Prima Agro Tbk. diperdagangkan di Rp565 (kapitalisasi pasar 7,19 T, volume 24 jam 1,52 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar Teladan Prima Agro Tbk., dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (10,38 jt vs 1,52 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JPFATLDN
Kapitalisasi Pasar
25,8 T7,19 T
Volume
10,38 jt1,52 jt
Lot
103,82 rb15,23 rb
Perputaran
23,52 M857,2 jt
Harga Rata-rata
2.265,33562,8
Nilai Transaksi
23,52 M857,2 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.260565
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,46 rb24

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JPFA
Lihat detail
TLDN
Lihat detail

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA

Tentang Teladan Prima Agro Tbk.

PT Teladan Prima Agro Tbk ( formerly PT Sandaran Prima Sawit ) was established in the Republic of Indonesia on May 10, 2004 based on the Notarial Deed No. 22 of Imas Fatimah, S.H. On May 25, 2012, the Company's shareholders approved the proposed merger with PT Teladan Agro Resources (“TAR”) where the Company is the recipient of the merger (“Penggabungan 2012”).

Selengkapnya di halaman TLDN