Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) vs Kabelindo Murni Tbk (KBLM)

Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading
Kabelindo Murni TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. dan Kabelindo Murni Tbk: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.260 (kapitalisasi pasar 25,8 T, volume 24 jam 10,38 jt), sedangkan Kabelindo Murni Tbk diperdagangkan di Rp304 (kapitalisasi pasar 342,72 M, volume 24 jam 30,7 rb). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 75,3× kapitalisasi pasar Kabelindo Murni Tbk, dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (10,38 jt vs 30,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JPFAKBLM
Kapitalisasi Pasar
25,8 T342,72 M
Volume
10,38 jt30,7 rb
Lot
103,82 rb307
Perputaran
23,52 M9,3 jt
Harga Rata-rata
2.265,33302,85
Nilai Transaksi
23,52 M9,3 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,46 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JPFA
Lihat detail
KBLM
Lihat detail

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA

Tentang Kabelindo Murni Tbk

PT Kabelindo Murni Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 71 dated October 11, 1979 of Fredrik Alexander Tumbuan, S.H. PT Kabelindo Murni Tbk manufactures cable and cable fittings using raw materials such as polyethylene and heat shrinkable materials tubes. Installed production capacity has reached 26,000 tons of power cables and 1,330,000 Km pair of telephone cables.

Selengkapnya di halaman KBLM