Perbedaan Johnson & Johnson dan Eli Lilly And Co: Johnson & Johnson diperdagangkan di $260,25 (kapitalisasi pasar $618,09B), sedangkan Eli Lilly And Co diperdagangkan di $1.175,58 (kapitalisasi pasar $1,04T). Perbedaan utamanya: Eli Lilly And Co jauh lebih besar — sekitar 1682602857,2× kapitalisasi pasar Johnson & Johnson, dan Johnson & Johnson memberi dividen lebih tinggi (2,09%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Johnson & Johnson selama 129 Hari dan Eli Lilly And Co selama 93 Hari.
| JNJ | LLY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $618,09B | $1,04T |
Volume | 6.050.983 | 3.064.878 |
Sektor | Health | Health |
Tertinggi 52 Minggu | $278,43 | $1,28K |
Terendah 52 Minggu | $186,00 | $799,57 |
Rata-rata Waktu Simpan | 129 Hari | 93 Hari |
Nilai Perusahaan | $646,37B | $1,09T |
Imbal Hasil Dividen | 2,09% | 0,59% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham JNJ diperdagangkan di $259.62 dengan kenaikan harian 0.45%. Secara teknis, sinyal bearish dengan support kunci di $253 dan resistance di $258. Fundamental kuat dengan margin laba bersih 21.48% dan ROE 25.74%. Analis memberikan konsensus beli 52.5% dengan target harga $286.53. Pendapatan Q2 2026 mengalahkan ekspektasi, namun arus kas operasional 2025 turun menjadi -$4.4B.
Outlook positif didukung pipeline farmasi dan diversifikasi bisnis, namun risiko termasuk tekanan paten Stelara dan peningkatan rasio utang terhadap aset menjadi 24.06% pada 2025. Saham menawarkan potensi apresiasi 10.4% menuju target konsensus dengan dividen stabil, tetapi investor perlu memantau eksekusi kuartal mendatang.
Eli Lilly (LLY) diperdagangkan di $1.176,2 dengan penurunan 1,05% hari ini, namun tetap menunjukkan momentum bullish jangka panjang. Perusahaan melaporkan pertumbuhan pendapatan yang kuat sebesar 47,7% pada 2025 menjadi $65,18 miliar dengan margin laba bersih 33,53%. Analis sangat optimis dengan 73,33% rekomendasi beli dan target harga konsensus $1.350, didorong oleh kepemimpinan di pasar obat diabetes dan obesitas yang bernilai miliaran dolar.
Outlook positif didukung pipeline produk yang kuat dan data uji klinis yang menjanjikan, namun investor perlu memperhatikan valuasi premium (P/E 39,26) dan persaingan ketat dengan Novo Nordisk. Risiko regulasi FDA dan kapitalisasi pasar yang besar ($2 triliun) dapat membatasi upside jangka pendek, meskipun fundamental bisnis tetap solid.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Johnson & Johnson adalah perusahaan induk yang bergerak dalam penelitian dan pengembangan, pembuatan dan penjualan produk di bidang perawatan kesehatan dalam segmen Konsumen, Farmasi, dan Alat Kesehatan.
Selengkapnya di halaman JNJ →Eli Lilly adalah perusahaan obat yang berfokus pada ilmu saraf, endokrinologi, kanker, dan imunologi. Obat kanker Verzenio merupakan produk utama Lilly.
Selengkapnya di halaman LLY →