Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jakarta International Hotels Development Tbk (JIHD) vs Paperocks Indonesia Tbk. (PPRI)

Jakarta International Hotels Development TbkTrading
Paperocks Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jakarta International Hotels Development Tbk dan Paperocks Indonesia Tbk.: Jakarta International Hotels Development Tbk diperdagangkan di Rp450 (kapitalisasi pasar 1,05 T, volume 24 jam 73,6 rb), sedangkan Paperocks Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp178 (kapitalisasi pasar 198,88 M, volume 24 jam 8,24 jt). Perbedaan utamanya: Jakarta International Hotels Development Tbk jauh lebih besar — sekitar 5,3× kapitalisasi pasar Paperocks Indonesia Tbk., dan Paperocks Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,24 jt vs 73,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JIHDPPRI
Kapitalisasi Pasar
1,05 T198,88 M
Volume
73,6 rb8,24 jt
Lot
73682,39 rb
Perputaran
33,02 jt1,45 M
Harga Rata-rata
448,66176,37
Nilai Transaksi
33,02 jt1,45 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
178
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,76 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JIHD
Lihat detail
PPRI
Lihat detail

Tentang Jakarta International Hotels Development Tbk

PT Jakarta International Hotels and Development Tbk (the Company) was established on November 7, 1967. The Company is the owner of Hotel Borobudur (“the Hotel”) which had been managed and operated by Inter-Continental Hotels (Indonesia) BV (Operator) until December 31, 1998. Starting January 1, 1999, the Hotel has been operated by PT Dharma Harapan Raya 60% of whose shares are owned by the Company.

Selengkapnya di halaman JIHD

Tentang Paperocks Indonesia Tbk.

PT Paperocks Indonesia Tbk (the Company) was established on February 14, 2011 based on Notarial Deed No.65 of Buntario Tigris, S.H.,M.H., notary in Central Jakarta. The Company started its commercial operations in May 2011.

Selengkapnya di halaman PPRI