Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jembo Cable Company Tbk (JECC) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Jembo Cable Company TbkTrading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jembo Cable Company Tbk dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Jembo Cable Company Tbk diperdagangkan di Rp635 (kapitalisasi pasar 483,84 M, volume 24 jam 9,9 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp62 (kapitalisasi pasar 978,87 M, volume 24 jam 21,12 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar Jembo Cable Company Tbk, dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,12 jt vs 9,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JECCSQMI
Kapitalisasi Pasar
483,84 M978,87 M
Volume
9,9 rb21,12 jt
Lot
99211,22 rb
Perputaran
6,3 jt1,32 M
Harga Rata-rata
636,4162,72
Nilai Transaksi
6,3 jt1,32 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
62
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,12 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JECC
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Jembo Cable Company Tbk

PT Jembo Cable Company Tbk (“the Company”) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 of Year 1968 as amended by Law No. 12 of Year 1970 based on Notarial deed No. 51 dated 17 April 1973 of Lody Herlianto, S.H., Notary in Jakarta.The business has manufactured multiple lines of power cable products from low-voltage cables, medium-voltage power cables, copper conductor telecommunication cables to fiber-optics telecommunication cables.

Selengkapnya di halaman JECC

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI