Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jembo Cable Company Tbk (JECC) vs Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk. (PJHB)

Jembo Cable Company TbkTrading
Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jembo Cable Company Tbk dan Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk.: Jembo Cable Company Tbk diperdagangkan di Rp635 (kapitalisasi pasar 483,84 M, volume 24 jam 9,9 rb), sedangkan Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk. diperdagangkan di Rp171 (kapitalisasi pasar 330,37 M, volume 24 jam 911,2 rb). Perbedaan utamanya: Jembo Cable Company Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk. lebih aktif diperdagangkan (911,2 rb vs 9,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JECCPJHB
Kapitalisasi Pasar
483,84 M330,37 M
Volume
9,9 rb911,2 rb
Lot
999,11 rb
Perputaran
6,3 jt156,12 jt
Harga Rata-rata
636,41171,34
Nilai Transaksi
6,3 jt156,12 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
171
Volume Ekuilibrium Indikatif
10

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JECC
Lihat detail
PJHB
Lihat detail

Tentang Jembo Cable Company Tbk

PT Jembo Cable Company Tbk (“the Company”) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 of Year 1968 as amended by Law No. 12 of Year 1970 based on Notarial deed No. 51 dated 17 April 1973 of Lody Herlianto, S.H., Notary in Jakarta.The business has manufactured multiple lines of power cable products from low-voltage cables, medium-voltage power cables, copper conductor telecommunication cables to fiber-optics telecommunication cables.

Selengkapnya di halaman JECC

Tentang Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk.

PT. Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk. hereinafter referred to as the Company, was established under the name PT. Pelayaran Dalam Negeri Jaya Hidup Baru in Surabaya based on the Deed of Notary Susanto Tjiptowidjojo, S.H., Number 3 dated October 9, 2008. The Company controlling shareholder is Hero Gozali.

Selengkapnya di halaman PJHB