Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja JBS N.V. Class A Common Shares (JBS) vs Otis Worldwide Corp (OTIS)

JBS N.V. Class A Common SharesTrading
Otis Worldwide CorpTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan JBS N.V. Class A Common Shares dan Otis Worldwide Corp: JBS N.V. Class A Common Shares diperdagangkan di $13,02 (kapitalisasi pasar $13,96B), sedangkan Otis Worldwide Corp diperdagangkan di $69,9 (kapitalisasi pasar $26,31B). Perbedaan utamanya: Otis Worldwide Corp lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan JBS N.V. Class A Common Shares memberi dividen lebih tinggi (10,31%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan JBS N.V. Class A Common Shares selama 0 Hari dan Otis Worldwide Corp selama 66 Hari.

JBSOTIS
Kapitalisasi Pasar
$13,96B$26,31B
Volume
5.326.5894.760.505
Sektor
Consumer StaplesIndustrials
Tertinggi 52 Minggu
$18,42$93,62
Terendah 52 Minggu
$10,86$64,05
Rata-rata Waktu Simpan
0 Hari66 Hari
Nilai Perusahaan
$34,93B$34,34B
Imbal Hasil Dividen
10,31%2,55%

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

JBS N.V. Class A Common Shares

Saham JBS diperdagangkan di $12.93 dengan kenaikan harian 0.54%. Secara teknis, saham berada dalam zona netral dengan support dan resistance di $13. Fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/E 12.08 dan P/S 0.47, meski margin laba bersih tipis di 1.22%. Perusahaan baru saja mengumumkan proposal akuisisi penuh Pilgrim's Pride dan joint venture di Asia Tenggara.

Outlook: Analis sepakat 'Buy' dengan target harga $18.17 (potensi naik 40%). Risiko utama termasuk tekanan margin di bisnis daging AS dan volatilitas mata uang. Akuisisi Pilgrim's Pride dapat memperkuat posisi pasar namun membutuhkan modal besar.

Otis Worldwide Corp

OTIS diperdagangkan di $67,68 dengan kenaikan 1,39% hari ini, namun secara teknis masih dalam tren bearish. Saham ini mendekati level terendah 52-minggu dengan tekanan margin dari biaya tenaga kerja dan tantangan pasar China. Fundamental menunjukkan pendapatan stabil $14,4 miliar (2025) dengan margin laba bersih 10,17%, namun laba per saham terlewat ekspektasi dalam tiga kuartal terakhir. CEO Judy Marks akan pensiun pada 2027 sebagai bagian dari rencana suksesi.

Outlook: Analis konsensus harga target $87 (potensi kenaikan 28,5%) dengan rating beli 47%, namun tekanan margin dan permintaan peralatan lemah menjadi risiko utama. Pertumbuhan layanan menjadi penggerak utama, dengan modernisasi naik 24% (Seeking Alpha, 24 Juli 2026), tetapi perlu konversi menjadi ekspansi laba.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

JBS
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 0 Hari
OTIS

Belum ada data sentimen.

Tentang JBS N.V. Class A Common Shares

JBS N.V. adalah perusahaan pengolahan protein yang memproduksi daging sapi, babi, unggas, domba, ikan, dan produk nabati, berkantor pusat di São Paulo dan Amsterdam. Perusahaan mengoperasikan lebih dari 250 fasilitas produksi di lebih dari 16 negara dengan merek seperti Friboi, Seara, Swift, dan Pilgrim's, serta menjadi pemegang saham mayoritas Pilgrim's Pride Corporation.

Selengkapnya di halaman JBS →

Tentang Otis Worldwide Corp

Otis merupakan penyalur lift dan eskalator terbesar menurut angka pendapatan dengan sekitar seperempat pangsa pasar dunia, tidak termasuk Jepang. Pada tahun 1854, Elisha Graves Otis, pendiri sekaligus asal nama perusahaan ini, menciptakan mekanisme keselamatan yang mencegah lift jatuh bila kabel pengereknya putus. Siklus hidup produk dan layanan perusahaan ini dimulai dari pemasangan unit lift di bangunan baru, dilanjutkan oleh menjual layanan perawatan unit tersebut, dan diakhiri oleh penggantian unit setelah melewati 15-20 tahun, rata-rata usia produk sebuah lift. Sebagai OEM global terbesar, telah berdekade lamanya Otis membuat 2 juta lift yang beroperasi. Bisnis model mereka kurang lebih dijalankan oleh pesaingnya, seperti Kone, Schindler, dan Thyssenkrupp.

Selengkapnya di halaman OTIS →