Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja JBS N.V. Class A Common Shares (JBS) vs Jumia Technologies AG - ADR (JMIA)

JBS N.V. Class A Common SharesTrading
Jumia Technologies AG - ADRTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan JBS N.V. Class A Common Shares dan Jumia Technologies AG - ADR: JBS N.V. Class A Common Shares diperdagangkan di $13,02 (kapitalisasi pasar $13,96B), sedangkan Jumia Technologies AG - ADR diperdagangkan di $5,7 (kapitalisasi pasar $773,69M). Perbedaan utamanya: Jumia Technologies AG - ADR jauh lebih besar — sekitar 55421919770,8× kapitalisasi pasar JBS N.V. Class A Common Shares, dan JBS N.V. Class A Common Shares membagikan dividen 10,31%, sedangkan Jumia Technologies AG - ADR tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan JBS N.V. Class A Common Shares selama 0 Hari dan Jumia Technologies AG - ADR selama 29 Hari.

JBSJMIA
Kapitalisasi Pasar
$13,96B$773,69M
Volume
5.326.5891.611.098
Sektor
Consumer StaplesConsumer Cyclical
Tertinggi 52 Minggu
$18,42$14,60
Terendah 52 Minggu
$10,86$5,69
Rata-rata Waktu Simpan
0 Hari29 Hari
Nilai Perusahaan
$34,93B$739,34M
Imbal Hasil Dividen
10,31%—

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

JBS N.V. Class A Common Shares

Saham JBS diperdagangkan di $12.93 dengan kenaikan harian 0.54%. Secara teknis, saham berada dalam zona netral dengan support dan resistance di $13. Fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/E 12.08 dan P/S 0.47, meski margin laba bersih tipis di 1.22%. Perusahaan baru saja mengumumkan proposal akuisisi penuh Pilgrim's Pride dan joint venture di Asia Tenggara.

Outlook: Analis sepakat 'Buy' dengan target harga $18.17 (potensi naik 40%). Risiko utama termasuk tekanan margin di bisnis daging AS dan volatilitas mata uang. Akuisisi Pilgrim's Pride dapat memperkuat posisi pasar namun membutuhkan modal besar.

Jumia Technologies AG - ADR

Saham JMIA diperdagangkan di $5.91 dengan penurunan 3.27% dalam 24 jam terakhir. Secara teknis, sinyal bearish mendominasi dengan moving averages dan osilator menunjukkan tekanan jual. Fundamental menunjukkan perbaikan dengan revenue tumbuh menjadi $189 juta pada 2025 dan margin rugi bersih membaik dari -107% menjadi -33%. Perusahaan menargetkan break-even EBITDA pada akhir 2026 setelah mengamankan pendanaan $50 juta dari IFC.

Outlook: Analis konsensus 'Buy' dengan target harga $12 (potensi kenaikan 103%) didukung perbaikan operasional dan pendanaan baru. Risiko utama termasuk rugi berkelanjutan, tekanan kompetitif di e-commerce Afrika, dan volatilitas pasar emerging. Katalis kunci adalah pencapaian target break-even dan pertumbuhan GMV yang berkelanjutan.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

JBS
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 0 Hari
JMIA

Belum ada data sentimen.

Tentang JBS N.V. Class A Common Shares

JBS N.V. adalah perusahaan pengolahan protein yang memproduksi daging sapi, babi, unggas, domba, ikan, dan produk nabati, berkantor pusat di São Paulo dan Amsterdam. Perusahaan mengoperasikan lebih dari 250 fasilitas produksi di lebih dari 16 negara dengan merek seperti Friboi, Seara, Swift, dan Pilgrim's, serta menjadi pemegang saham mayoritas Pilgrim's Pride Corporation.

Selengkapnya di halaman JBS →

Tentang Jumia Technologies AG - ADR

Jumia Technologies AG adalah platform e-commerce lintas Afrika. Platform perusahaan ini meliputi sebuah marketplace yang menghubungkan penjual dengan pembeli. Jasa logistik mereka memungkinkan pengiriman dan pengantaran paket dari penjual ke pembeli, serta layanan pembayaran yang menfasilitasi transaksi antar pengguna aktif platform tersebut di beberapa pasar. Jumia meraup pemasukan dari penjualan barang, komisi, pemenuhan barang, layanan tambahan, serta pemasaran dan iklan. Segmen geografis mereka ada di Afrika Barat, Afrika Utara, Afrika Timur dan Selatan, Eropa, dan Uni Emirat Arab, dengan pemasukan terbanyak berasal dari wilayah Afrika Barat.

Selengkapnya di halaman JMIA →