Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) vs IMC Pelita Logistik Tbk. (PSSI)

Jaya Agra Wattie TbkTrading
IMC Pelita Logistik Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jaya Agra Wattie Tbk dan IMC Pelita Logistik Tbk.: Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar 2,11 T, volume 24 jam 662,4 rb), sedangkan IMC Pelita Logistik Tbk. diperdagangkan di Rp332 (kapitalisasi pasar 1,78 T, volume 24 jam 71 rb). Perbedaan utamanya: Jaya Agra Wattie Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Jaya Agra Wattie Tbk lebih aktif diperdagangkan (662,4 rb vs 71 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JAWAPSSI
Kapitalisasi Pasar
2,11 T1,78 T
Volume
662,4 rb71 rb
Lot
6,62 rb710
Perputaran
86,17 jt23,39 jt
Harga Rata-rata
130,09329,44
Nilai Transaksi
86,17 jt23,39 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
131
Volume Ekuilibrium Indikatif
9

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JAWA
Lihat detail
PSSI
Lihat detail

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA

Tentang IMC Pelita Logistik Tbk.

PT Pelita Samudera Shipping (the Company) was established based on Notarial Deed No. 20 of Sutjipto, S.H., a notary in Jakarta, dated 10 January 2007, which was amended by Notarial Deed No.127 of Sutjipto, S.H. dated 16 April 2007. The Company obtained an approval to become a Foreign Capital Investment Company (“PMA”) from the Indonesian Investment Coordinating Board (“BKPM”)under decision letter No. 213/V/PMA/2009 dated 21 October 2009.

Selengkapnya di halaman PSSI