Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) vs Niramas Utama Tbk. (JELI)

Jaya Agra Wattie TbkTrading
Niramas Utama Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jaya Agra Wattie Tbk dan Niramas Utama Tbk.: Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp148 (kapitalisasi pasar 2,69 T, volume 24 jam 16,53 jt), sedangkan Niramas Utama Tbk. diperdagangkan di Rp515 (kapitalisasi pasar 670,98 M, volume 24 jam 3,31 jt). Perbedaan utamanya: Jaya Agra Wattie Tbk jauh lebih besar — sekitar 4× kapitalisasi pasar Niramas Utama Tbk., dan Jaya Agra Wattie Tbk lebih aktif diperdagangkan (16,53 jt vs 3,31 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JAWAJELI
Kapitalisasi Pasar
2,69 T670,98 M
Volume
16,53 jt3,31 jt
Lot
165,29 rb33,07 rb
Perputaran
2,51 M1,71 M
Harga Rata-rata
151,99516,6
Nilai Transaksi
2,51 M1,71 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
148515
Volume Ekuilibrium Indikatif
6,3 rb680

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JAWA
Lihat detail
JELI
Lihat detail

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA

Tentang Niramas Utama Tbk.

PT. Niramas Utama Tbk. (the Company) formerly PT Nata Sari Raya was established based on Notarial Deed No. 86 dated 22 November 1990, by Notary Samsul Hadi, S.H. The Company started its commercial operations in 1994. The parent entity and the ultimate parent entity of the Company are PT Niramas Utama International and PT Supra Sentral Investama

Selengkapnya di halaman JELI