Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Jasnita Telekomindo TbkTrading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jasnita Telekomindo Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Jasnita Telekomindo Tbk diperdagangkan di Rp83 (kapitalisasi pasar 88,77 M, volume 24 jam 9,34 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.260 (kapitalisasi pasar 25,8 T, volume 24 jam 10,38 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 290,6× kapitalisasi pasar Jasnita Telekomindo Tbk, dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (10,38 jt vs 9,34 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JASTJPFA
Kapitalisasi Pasar
88,77 M25,8 T
Volume
9,34 jt10,38 jt
Lot
93,39 rb103,82 rb
Perputaran
779,67 jt23,52 M
Harga Rata-rata
83,492.265,33
Nilai Transaksi
779,67 jt23,52 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
832.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
1013,46 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JAST
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Jasnita Telekomindo Tbk

PT Jasnita Telekomindo Tbk ("Company") was established in January 25,1996 based on the Deed of Establishment No. 119 dated January 25, 1996 which made before Agus Madjid, S.H., Notary in Jakarta which was later amended by the Amendment Act Articles of Association No. 45 dated August 14, 1996 made before Susi Susilowaty Wisnu, S.H., Substitute Notary from Agus Madjid, S.H., Notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman JAST

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA