Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Invesco Ltd. (IVZ) vs JetBlue Airways Corporation (JBLU)

JetBlue Airways CorporationTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Invesco Ltd. dan JetBlue Airways Corporation: Invesco Ltd. diperdagangkan di $29,51 (kapitalisasi pasar $13,28B), sedangkan JetBlue Airways Corporation diperdagangkan di $3,84 (kapitalisasi pasar $1,48B). Perbedaan utamanya: Invesco Ltd. jauh lebih besar — sekitar 9× kapitalisasi pasar JetBlue Airways Corporation, dan Invesco Ltd. membagikan dividen 2,86%, sedangkan JetBlue Airways Corporation tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco Ltd. selama 77 Hari dan JetBlue Airways Corporation selama 44 Hari.

IVZJBLU
Kapitalisasi Pasar
$13,28B$1,48B
Volume
3.698.03330.275.693
Sektor
FinancialsIndustrials
Tertinggi 52 Minggu
$33,31$6,46
Terendah 52 Minggu
$22,44$3,84
Rata-rata Waktu Simpan
77 Hari44 Hari
Nilai Perusahaan
$23,45B$8,84B
Imbal Hasil Dividen
2,86%—

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Invesco Ltd.

Saham IVZ diperdagangkan di $30.09, turun 1.34% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish. Secara fundamental, perusahaan mencatatkan pendapatan $6.38B pada 2025 namun rugi bersih $281.70M, dengan margin laba bersih negatif 0.93%. Tren pendapatan menunjukkan peningkatan, namun profitabilitas masih menjadi tantangan. Analis memberikan konsensus harga target $33.14 dengan 42.86% rekomendasi beli dan 57.14% tahan.

Outlook IVZ didukung oleh pertumbuhan aset dan ekspansi produk ETF, namun risiko utama termasuk volatilitas pasar dan tekanan margin. Investor dapat melihat peluang dari valuasi yang masuk akal (P/E 19.48) dan momentum AUM, tetapi harus waspada terhadap ketidakstabilan laba dan sentimen teknis yang lemah.

JetBlue Airways Corporation

Saham JBLU diperdagangkan pada $3.92, turun 1.26% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dan tren fundamental yang menantang. Perusahaan melaporkan rugi bersih -$602 juta pada 2025, dengan margin laba bersih negatif -9.32%. Meskipun valuasi P/S rendah 0.15, rasio EV/EBITDA tinggi 32.27 mencerminkan beban utang. Berita positif seperti ekspansi rute baru ke Kolombia dan peluncuran kelas satu BlueFirst bertemu dengan tekanan dari biaya bahan bakar tinggi dan panduan kuartalan yang direvisi.

Outlook JBLU tetap berisiko tinggi dengan kerugian berkelanjutan, utang besar, dan tekanan margin, namun potensi rebound ada jika strategi premium dan ekspansi mendorong profitabilitas. Analis konsensus target harga $5.89 menunjukkan keyakinan moderat, tetapi investor harus waspada terhadap volatilitas sektor dan kondisi makro.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Invesco Ltd.

Invesco menyediakan layanan manajemen investasi kepada klien ritel (65% dari aset yang dikelola) dan institusional (35%). Pada akhir bulan Agustus 2022, perusahaan ini memiliki $1.416 triliun AUM tersebar di antara operasi ekuitasnya (47% dari AUM), seimbang (5%), pendapatan tetap (22%), investasi alternatif (14%), dan pasar uang (12%). Produk pasif menyumbang 32% dari total AUM Invesco, termasuk 56% dari ekuitas operasi perusahaan dan 13% dari platform pendapatan tetapnya. Bisnis ritel A.S. Invesco adalah salah satu dari 10 kompleks dana nonproprietary terbesar di negaranya. Perusahaan ini juga memiliki kehadiran yang berarti di luar A.S., dengan hampir sepertiga AUM mereka yang berasal dari Kanada (2%), Inggris (4%), benua Eropa (11%), dan Asia (15%).

Selengkapnya di halaman IVZ →

Tentang JetBlue Airways Corporation

JetBlue Airways Corp adalah maskapai penerbangan bertarif rendah yang menawarkan layanan berkualitas tinggi, seperti kursi yang bisa dipesan dan in-flight entertainment. Maskapai ini telah mengangkut jutaan penumpang dengan rata-rata 1000 kali penerbangan harian dan melayani kurang lebih 99 destinasi di Amerika Serikat, Kepulauan Karibia, dan Amerika Latin. Perusahaan ini beroperasi menggunakan armada pesawat Airbus A321, Airbus A320, dan Embraer E190.

Selengkapnya di halaman JBLU →