Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indo American Seafoods Tbk. (ISEA) vs Timah Tbk. (TINS)

Indo American Seafoods Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indo American Seafoods Tbk. dan Timah Tbk.: Indo American Seafoods Tbk. diperdagangkan di Rp90 (kapitalisasi pasar 125,1 M, volume 24 jam 11,84 jt), sedangkan Timah Tbk. diperdagangkan di Rp4.740 (kapitalisasi pasar 34,63 T, volume 24 jam 55,06 jt). Perbedaan utamanya: Timah Tbk. jauh lebih besar — sekitar 276,8× kapitalisasi pasar Indo American Seafoods Tbk., dan Timah Tbk. lebih aktif diperdagangkan (55,06 jt vs 11,84 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ISEATINS
Kapitalisasi Pasar
125,1 M34,63 T
Volume
11,84 jt55,06 jt
Lot
118,42 rb550,59 rb
Perputaran
1,04 M257,35 M
Harga Rata-rata
87,924.673,99
Nilai Transaksi
1,04 M257,35 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
904.740
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,95 rb20,88 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ISEA
Lihat detail
TINS
Lihat detail

Tentang Indo American Seafoods Tbk.

PT. Indo American Seafoods Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 5 dated April 6, 2006 of Akhmadi Dachlan, S.H., a public notary in Bandar Lampung. The Company started its commercial operations in 2006.

Selengkapnya di halaman ISEA

Tentang Timah Tbk.

PT Timah Tbk (Company) was officially establish by Imas Fatimah, SH by Notarial Deed No.1 dated 2 August 1976. The Company represents a merger of three Dutch Mining companies with operations in Indonesia. The Company’s registration statement in offer 50.330.000 new B class shares at par value of Rp. 500 per share in Indonesia was effective on 27 September 1995. In relation to the offering the new shares, the Government of the Republic of Indonesia also offered 125,825,000 B class shares which were represented by 12,582,500 GDR (each GDR representing 10 B class shares) to the public outside Indonesia. Gross profit for 1999 stand at Rp 751 billion, a figure 45% lower than that achieved in 1998, when gross profits reached Rp 1,362 billion.

Selengkapnya di halaman TINS