Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indopoly Swakarsa Industry Tbk (IPOL) vs Surya Permata Andalan Tbk. (NATO)

Indopoly Swakarsa Industry TbkTrading
Surya Permata Andalan Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indopoly Swakarsa Industry Tbk dan Surya Permata Andalan Tbk.: Indopoly Swakarsa Industry Tbk diperdagangkan di Rp115 (kapitalisasi pasar 747,43 M, volume 24 jam 851,1 rb), sedangkan Surya Permata Andalan Tbk. diperdagangkan di Rp1.030 (kapitalisasi pasar 8,16 T, volume 24 jam 767,6 rb). Perbedaan utamanya: Surya Permata Andalan Tbk. jauh lebih besar — sekitar 10,9× kapitalisasi pasar Indopoly Swakarsa Industry Tbk, dan Indopoly Swakarsa Industry Tbk lebih aktif diperdagangkan (851,1 rb vs 767,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IPOLNATO
Kapitalisasi Pasar
747,43 M8,16 T
Volume
851,1 rb767,6 rb
Lot
8,51 rb7,68 rb
Perputaran
98,07 jt808,44 jt
Harga Rata-rata
115,231.053,2
Nilai Transaksi
98,07 jt808,44 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1151.030
Volume Ekuilibrium Indikatif
4760

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IPOL
Lihat detail
NATO
Lihat detail

Tentang Indopoly Swakarsa Industry Tbk

PT Indopoly Swakarsa Industry (the company) was established on 24 Mar 1995 based on Notaries Deed No. 114 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Dec 22, 1995. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 5 of Popie Savitri, S.H., dated Mar 1, 2010, concerning among others, the change in the Company’s name, and public offering.

Selengkapnya di halaman IPOL

Tentang Surya Permata Andalan Tbk.

PT Nusantara Properti Internasional, Tbk (formerly PT Total Bersama Internasional) (the "Company") established on Jakarta based on the Notarial Deed No. 74 dated April 17, 2015 by Humberg Lieo, S.H., S.E., M.Kn., a notary in North Jakarta.

Selengkapnya di halaman NATO