Perbedaan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dan Magna Investama Mandiri Tbk.: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.125 (kapitalisasi pasar 2,05 T, volume 24 jam 770 rb), sedangkan Magna Investama Mandiri Tbk. diperdagangkan di Rp142 (kapitalisasi pasar 463,91 M, volume 24 jam 244,26 jt). Perbedaan utamanya: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk jauh lebih besar — sekitar 4,4× kapitalisasi pasar Magna Investama Mandiri Tbk., dan Magna Investama Mandiri Tbk. lebih aktif diperdagangkan (244,26 jt vs 770 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| IPCC | MGNA | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 2,05 T | 463,91 M |
Volume | 770 rb | 244,26 jt |
Lot | 7,7 rb | 2,44 jt |
Perputaran | 864,05 jt | 40,48 M |
Harga Rata-rata | 1.122,14 | 165,72 |
Nilai Transaksi | 864,05 jt | 40,48 M |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 1.125 | 142 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 20 | 11,35 rb |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.
Selengkapnya di halaman IPCC →PT Magna Finance Tbk (the Company) formerly PT Arkasa Utama Leasing was established based on Notarial Deed No. 10 dated March 09, 1984 of James Jacinta Susanti, S.H.
Selengkapnya di halaman MGNA →