Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) vs Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk. (KBRI)

Indonesia Kendaraan Terminal TbkTrading
Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dan Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk.: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.125 (kapitalisasi pasar 2,05 T, volume 24 jam 770 rb), sedangkan Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 434,4 M). Perbedaan utamanya: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk jauh lebih besar — sekitar 4,7× kapitalisasi pasar Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IPCCKBRI
Kapitalisasi Pasar
2,05 T434,4 M
Volume
770 rb
Lot
7,7 rb
Perputaran
864,05 jt
Harga Rata-rata
1.122,14
Nilai Transaksi
864,05 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.125
Volume Ekuilibrium Indikatif
20

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IPCC
Lihat detail

Tentang Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.

Selengkapnya di halaman IPCC

Tentang Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk.

PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia (the company) was established under its original name of PT Petroneks base on notarial deed No.21 of Mrs E Sianipar, S.H, dated on Apr 4, 1979. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 22 of Sutjipto, S.H., dated Feb 5, 2008, concerning among others, the change in the Company’s name.

Selengkapnya di halaman KBRI